SAPMA PP Jakarta resmi dilantik, tegaskan jadi mitra strategis Pemprov

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Wilayah Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta memperluas gerakan di ruang-ruang publik kaum muda.

Komitmen tersebut ditegaskan pascapelantikan Pengurus Wilayah SAPMA Pemuda Pancasila DKI Jakarta pada Sabtu.

Ketua Wilayah SAPMA PP DKI Jakarta Gerald Purba mengatakan sebanyak 150 pengurus wilayah resmi dikukuhkan untuk menahkodai organisasi tersebut.

"Hari ini, Satuan Purna Pancasila DKI Jakarta resmi dilantik. Ke depannya, kami harap kami terbuka sama pihak apapun. Seperti yang saya sampaikan, kami siap menjadi mitra strategis pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan siap berkolaborasi dengan pihak manapun, OKP-OKP kepemudaan lainnya yang ada di Jakarta," ujar Gerald usai pelantikan di Jakarta, Sabtu.

Terkait program kerja utama, Gerald menyebutkan pihaknya akan segera merumuskannya melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dijadwalkan paling lambat pada Januari 2027. Namun, ia menegaskan fokus utama SAPMA PP DKI Jakarta adalah hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

"Program utama yang pasti SAPMA PWD DKI Jakarta harus hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun generasi muda yang ada di Jakarta. Itu aksi sosial, terus di dunia pergerakan mengkritisi pemerintah juga kita harus lakukan," ujar Gerald.

Menyongsong visi Indonesia Emas 2045, dia mengungkapkan pihaknya ingin menstimulus para pemuda agar terus mengembangkan diri dan memberikan dampak positif.

Baca juga: Aset Ketum Pemuda Pancasila yang disita KPK diduga terkait gratifikasi

Sementara itu, pemilihan lokasi pelantikan di dalam mal itu dinilai sebagai sebuah langkah yang tidak biasa atau anomali bagi sebuah organisasi kepemudaan.

"Terbukti, pada hari ini, kita membuat sebuah kegiatan di dalam mal, di mana itu satu anomali. Jadi, saya rasa ini akan menjadi sesuatu yang fresh, akan menjadi sesuatu yang banyak diperbincangkan orang," tutur Gerald.

Terkait cara SAPMA menyampaikan aspirasi dan kritik kepada pemerintah, mengingat kedekatan mereka dengan para pejabat dan senior yang hadir, Gerald menegaskan demonstrasi bukanlah satu-satunya jalan.

"Menurut kami, demonstrasi adalah upaya akhir. Kalau ada ruang-ruang yang bisa kita lakukan secara baik, secara terbuka, bisa mengkritisi secara terbuka, ya, kami akan lakukan," tegas Gerald.

Kendati demikian, dia menekankan SAPMA tidak pernah anti terhadap aksi turun ke jalan, terlebih mengingat organisasi tersebut memiliki sejarah panjang dalam melakukan aksi unjuk rasa. Namun, saat ini fokus utama mereka, yaitu memperkuat legitimasi kepengurusan yang baru saja dilantik.

"Bukan berarti kami, SAPMA, juga tidak pernah turun aksi. Kami sering turun aksi dari dulu. Tapi, mungkin sekarang belum saatnya, karena kami fokus pelantikan dulu, biar legitimasi kami kuat," pungkas Gerald.

Acara pelantikan yang digelar di salah satu mal di Jakarta itu turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Anggota DPRD DKI Jakarta Wita Susilowaty, Ketua Umum SAPMA PP Aulia Arief, serta Ketua MPW PP DKI Jakarta Ilyas Abdullah.

Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai literasi digital dan etika siber.

Baca juga: KPK duga Pemuda Pancasila secara berjenjang terima uang tiap bulan

Baca juga: KPK periksa Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Siap Buka-bukaan soal Suket di PTUN, Penggugat Justru Cabut Gugatan
• 13 jam lalucumicumi.com
thumb
Daftar Nama Terlibat Kasus Pasar Modal, Ada Terkait BREN, DSSA, CUAN
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Kloter Pertama Berangkat 11 April
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Asyik Bareng Selingkuhan di Rumah Dinas, Ketua DPRK Nagan Raya Digrebek Istri Sah
• 21 jam lalueranasional.com
thumb
BEM UI Fathimah Soroti 19 Juta Lapangan Kerja, Budiman: Bukan Satu-satunya Solusi | ROSI
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.