tvOnenews.com - Memulai usaha laundry tidak cukup hanya dengan membeli mesin cuci dan menyiapkan deterjen. Ada hal lain yang perlu diperhitungkan sejak awal, mulai dari penataan ruangan hingga pemilihan material lantai yang mampu mendukung aktivitas operasional sehari-hari.
Bayangkan ketika pelanggan datang mengantar pakaian, sementara mesin cuci sedang beroperasi dan staf harus memindahkan cucian basah ke mesin pengering. Jika ruangan terlalu sempit, alur kerja bisa terganggu. Belum lagi risiko lantai licin akibat cipratan air yang dapat membahayakan pekerja maupun pelanggan.
Karena itu, merancang ruang laundry perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar tampilan yang menarik. Penempatan peralatan, sistem pembuangan air, sirkulasi udara, hingga pemilihan lantai menjadi faktor penting untuk menciptakan tempat usaha yang nyaman dan efisien.
Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membuka bisnis laundry?
1. Susun Tata Ruang Mengikuti Alur Pengerjaan Cucian
Penataan ruang laundry sebaiknya mengikuti urutan pekerjaan, mulai dari penerimaan pakaian, pencucian, pengeringan, pelipatan, hingga penyimpanan dan penyerahan kepada pelanggan.
Pembagian area yang jelas membantu staf bekerja lebih teratur. Selain itu, pemisahan antara pakaian kotor dan pakaian bersih dapat mengurangi risiko kontaminasi silang serta memudahkan pengelolaan pesanan.
Jika ruang usaha terbatas, pemanfaatan setiap sudut perlu direncanakan secara cermat. Meja penerimaan, mesin cuci, dan rak penyimpanan sebaiknya ditempatkan tanpa menghalangi jalur pergerakan staf.
Area untuk pakaian bersih juga perlu dijauhkan dari tempat pencucian agar tidak terkena cipratan air atau kotoran selama proses operasional berlangsung.
2. Tempatkan Mesin Cuci dan Pengering secara Strategis
Mesin cuci dan pengering merupakan peralatan utama yang membutuhkan penempatan khusus. Pastikan lokasi mesin memiliki akses terhadap sumber air, saluran pembuangan, serta instalasi listrik dengan kapasitas yang sesuai.
Penempatan mesin juga perlu mempertimbangkan kemudahan staf ketika memasukkan dan mengeluarkan pakaian. Ruang gerak yang cukup di sekitar peralatan akan membantu memperlancar pekerjaan sekaligus memudahkan pemeriksaan, pembersihan, dan perawatan rutin.
Ikuti petunjuk produsen mengenai jarak pemasangan dan kebutuhan ventilasi setiap mesin. Hindari menempatkan mesin pengering di area yang sirkulasi udaranya buruk karena panas dan kelembapan dapat mengurangi kenyamanan ruang kerja.




