Komentar Kylian Mbappe Soal China Ancam Kerugian Finansial Real Madrid

kumparan.com
11 jam lalu
Cover Berita

Bintang Real Madrid Kylian Mbappe memicu krisis diplomatik dan ancaman kerugian finansial besar setelah merespons gambar satir yang berkaitan dengan pemimpin China. Dikutip dari laporan surat kabar Sport via Goal, televisi pemerintah China langsung menghentikan penayangan pertandingan La Liga sebagai dampak atas tindakan penyerang asal Prancis tersebut.

Pihak pemain, pengelola Liga Spanyol, serta manajemen Real Madrid bergegas menyampaikan permohonan maaf resmi secara terbuka. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah kerugian finansial bernilai ratusan juta dolar akibat kehilangan pasar potensial di kawasan Asia.

Pemutusan Akses Siaran dan Pemutusan Kontrak Komersial

Masalah ini bermula ketika sebuah gambar satir yang merekayasa wajah Kylian Mbappe dengan foto mantan pemimpin China, Mao Zedong, beredar di media sosial. Kendati tidak menyebutkan nama sang pemimpin secara eksplisit, komentar sang pemain tetap memancing kemarahan publik dan pemerintah setempat.

Stasiun televisi pemerintah China mengambil tindakan tegas dengan menghapus seluruh jadwal siaran langsung kompetisi La Liga dari layar kaca. Selain penutupan akses siaran, sejumlah merek dagang asal negara tersebut dilaporkan mulai memutuskan kerja sama sponsor dengan penyerang berusia 25 tahun itu.

Bayang-Bayang Krisis Serupa yang Pernah Menimpa NBA

Para pengamat olahraga menilai situasi yang dialami Real Madrid sangat mirip dengan krisis besar yang pernah menghantam kompetisi bola basket Amerika Serikat beberapa tahun lalu. Pada Oktober 2019, Daryl Morey yang saat itu menjabat sebagai general manager Houston Rockets mengunggah dukungan terhadap aksi demonstrasi di Hong Kong.

Daryl Morey menuliskan dukungan terbuka melalui media sosial miliknya saat krisis politik sedang memanas.

“Berjuang demi kebebasan. Berdiri bersama Hong Kong,” tulis Daryl Morey dalam unggahan yang kemudian segera dihapus tersebut.

Reaksi balik dari pihak otoritas olahraga China datang dengan sangat cepat dan masif. Asosiasi Bola Basket China yang dipimpin oleh mantan pemain Houston Rockets, Yao Ming, mendadak membekukan seluruh bentuk kerja sama dengan klub tersebut.

Kerugian Finansial Besar dan Proses Pemulihan Hubungan

Dampak dari boikot siaran dan pembatalan sponsor membuat kompetisi basket tertinggi di dunia itu kehilangan pendapatan yang sangat signifikan. Komisioner liga, Adam Silver, memperkirakan bahwa potensi kerugian yang dialami kompetisi tersebut mencapai hampir 400 juta dolar AS.

Klub Houston Rockets sendiri mengalami kerugian langsung sekitar 20 juta dolar AS akibat pembatalan kesepakatan komersial secara mendadak. Penurunan pendapatan ini bahkan memaksa penyelenggara liga menurunkan proyeksi pertumbuhan salary cap bagi seluruh tim dan pemain.

Hubungan bisnis antara pihak penyelenggara basket dan otoritas setempat baru mulai membaik secara perlahan setelah berlalu beberapa tahun. Penyelenggaraan dua laga pre-season di Macau pada bulan Oktober ini menjadi bukti upaya keras untuk memulihkan iklim investasi di pasar Asia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Manfaat Merapikan Kamar Setelah Bangun Tidur Menurut Ilmu Psikologi
• 10 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kilas Balik Rupiah Melemah Sepanjang Oktober 2026, Tembus Rp18.100 per Dolar AS
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang di Sorong
• 23 menit lalurctiplus.com
thumb
Ribuan ATM Tutup dan Bangkrut Bersamaan Gara-Gara Aturan Pemerintah
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nova Arianto Panggil 2 Pemain Championship ke Timnas Indonesia U-20 untuk TC di Turki
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.