Gedung RRI, Saksi Bisu Perjuangan di Jantung Makassar

celebesmedia.id
4 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di antara deretan bangunan tua Kota Makassar, gedung Radio Republik Indonesia (RRI) di Jalan Riburane berdiri sebagai penanda zaman. Tempat ini pernah menjadi suara tunggal bagi warga Makassar selama puluhan tahun.

Melansir catatan Sistem Informasi Cagar Budaya (Simcabud) Makassar, RRI Makassar pindah dari Jalan Rajawali ke Jalan Riburane. Lahan barunya adalah bekas Taman Wilhelmina, yang sempat menjadi terminal angkutan kota sebelum terminal itu dipindahkan ke samping Rumah Sakit Akademis pada 1950-an.

Gedung RRI berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,46 hektare di Kecamatan Wajo. Lokasinya berada di sudut jalan kota, berbatasan dengan Gedung Kesenian Kota, dan dekat bundaran Pantai Losari. 

Tanahnya berupa endapan aluvial, bergelombang.Bangunan utama gedung ini terdiri dari dua lantai dengan denah persegi panjang berpola asimetris. Dindingnya tersusun dari batu bata, plesteran, dan acian.

Sejarah Berdirinya RRI Makassar

Berdasarkan data Simcabud Makassar dan Wikipedia, sejarah berdirinya RRI Makassar dimulai pada 8 Desember 1942, ketika tentara Jepang menduduki Makassar dan langsung mendirikan stasiun radio. Stasiun bersandi MHK (Makassaru Hozo Kyoku) itu menyita rumah kontraktor H. Lala di tepi Pantai Losari. Menurut catatan Simcabud, siarannya berisi propaganda Jepang dan warga dipaksa mendengarkan lewat radio umum di sudut-sudut jalan. Pada 1944, MHK mendatangkan seniman dari Solo dan Yogyakarta sehingga siaran diwarnai gamelan Jawa dan kesenian Sunda.

Setelah Jepang kalah, pasukan sekutu mengambil alih stasiun dan mengubahnya menjadi Radio Oemroep Makassar. Pada 1947 namanya berganti menjadi Radio Oemroep in Overgangtijd. Menurut catatan tersebut, meski dikelola pihak Belanda, pesan perjuangan tetap menyusup lewat Robert Wolter Mongisidi dan penyiar Alex Muri, yang akhirnya dipecat.

Pada Mei 1950 RRI resmi diambil alih dari Jakarta. Namun pemberontakan Andi Azis pecah pada 6 Mei dan pasukan eks KNIL menguasai stasiun, bahkan sempat menahan kru yang bertugas. Kru lain mendirikan pemancar darurat di kantor Gubernur agar siaran tetap mengudara, sampai TNI merebut kembali stasiun di tepi Losari pada 18 Agustus 1950.

Pada 1967 RRI mengembangkan siaran keagamaan, yang melahirkan MTQ pertama di Makassar pada 1968. Hingga 1970-an RRI tampil tanpa pesaing, lalu bersaing ketat setelah radio swasta bermunculan dan TVRI hadir pada 1975. Sejak 1991 siaran dibagi dua programa, dan pada 1990-an RRI Makassar berulang kali meraih Piala Swara Kencana untuk Sandiwara Radio dan Siaran Pedesaan.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Diperiksa Polisi Lagi
• 21 jam laludetik.com
thumb
Sepekan, penguatan tata laksana MBG hingga satu tahun Sekolah Rakyat
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Keluhan Pelanggan Dugaan Penurunan Kadar Emas dari 24 Karat Jadi 20 Karat Ramai di Media Sosial
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Link Live Streaming Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Malaysia 2026
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Justin Hubner Tampil Penuh, Fortuna Sittard Tahan Feyenoord 1-1 di Liga Belanda
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.