KPPPA dorong kebutuhan dasar perempuan jadi pertimbangan kebijakan

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berkomitmen untuk terus mendorong agar prinsip keadilan gender dan dampak kebijakan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar perempuan, termasuk produk sanitasi menstruasi, turut menjadi pertimbangan dalam perumusan kebijakan lintas sektor.

"Menstruasi merupakan proses biologis alami yang menjadi bagian dari siklus reproduksi perempuan yang dialami secara rutin dan tidak dapat dihindari. Dengan demikian dibutuhkan dukungan dari banyak pihak terkait ketersediaan akses terhadap produk sanitasi menstruasi yang aman, layak, dan terjangkau, khususnya untuk mereka yang berasal dari kelompok sosial ekonomi rentan ke bawah," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, pembalut dan produk menstruasi merupakan kebutuhan dasar perempuan yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak kesehatan reproduksi.

Baca juga: Akses sanitasi layak bantu perempuan lewati menstruasi dengan nyaman

Pemenuhan kebutuhan tersebut turut mendukung kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan perempuan, sekaligus menunjang aktivitas sehari-hari agar dapat dijalani secara aman dan bermartabat.

Menteri PPPA menegaskan pentingnya mempertimbangkan kebutuhan spesifik perempuan dalam perumusan setiap kebijakan.

Kebijakan terkait produk sanitasi menstruasi diharapkan dapat mengakomodasi perspektif gender serta memperhatikan kebutuhan perempuan, sehingga mampu mendukung kesetaraan akses terhadap pemenuhan hak kesehatan reproduksi dan kesejahteraan perempuan.

Baca juga: Tanda yang perlu diwaspadai saat remaja putri telat menstruasi

"Sudah sepatutnya kita membangun kepedulian bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan akses terhadap produk sanitasi menstruasi yang aman, layak dan terjangkau. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan perempuan. Memenuhi kebutuhan dasar perempuan juga merupakan bagian dari mewujudkan kehidupan yang lebih setara dan sejahtera," kata Menteri PPPA Arifatul Fauzi.

Menurut dia, upaya ini penting untuk membangun keluarga yang lebih sehat, masyarakat yang lebih inklusif, dan Indonesia yang lebih setara dan sejahtera.

"Memenuhi kebutuhan dasar atau spesifik perempuan berarti memastikan perempuan dapat hidup sehat, aman, produktif, dan bermartabat. Ketika kebutuhan perempuan diperhatikan dalam setiap kebijakan, sesungguhnya kita sedang membangun keluarga yang lebih sehat, masyarakat yang lebih inklusif, dan Indonesia yang lebih setara dan sejahtera," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Baca juga: 4 produk menstruasi ramah lingkungan untuk kurangi sampah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Ancam Donald Trump: Perang Baru tak akan Bisa Anda Hentikan
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Singapura Buka Suara soal 148 Kargo LNG dari RI, Bantah Gas Dikirim Ulang ke Negara Lain?
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Seluruh Pejabat Partai Korup? Laporan Resmi Menyebutkan Lebih dari 7,9 Juta Orang  Dijatuhi Sanksi Sejak Kongres Nasional ke-18 Partai Komunis Tiongkok
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Perbedaan Harga Pangan Antarwilayah Tinggi, Wamentan Minta BUMD Turun Tangan
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Dikritik Gegara Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya Minta Maaf
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.