Otoritas bea cukai Arab Saudi menggagalkan 1.147 upaya penyelundupan barang terlarang melalui jalur darat, laut, dan udara. Dari operasi tersebut, petugas menyita berbagai jenis barang ilegal, mulai dari narkotika, produk tembakau, hingga uang tunai sebagai bagian dari upaya memperketat keamanan perbatasan Kerajaan ARab Saudi.
Pos bea cukai darat, laut, dan udara di Arab Saudi mencatat 1.147 penyitaan barang terlarang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Otoritas Zakat, Pajak, dan Bea Cukai (ZATCA) untuk memperkuat keamanan serta melindungi masyarakat dari berbagai jenis barang selundupan.
Baca Juga
Tips Memilih AC untuk Rumah: Perhatikan Kualitas Udara, Efisiensi Energi, hingga Fitur Pintar
Bagian dari Pembenahan, BEI Janji Umumkan Saham yang Terindikasi Dimanipulasi
Jika Perang Iran Kembali Meletus, Ini yang akan Ditanggung Militer AS
Barang-barang yang disita mencakup 48 jenis narkotika, seperti hasis, kokain, heroin, metamfetamin, dan pil Captagon serta 270 jenis zat terlarang lainnya.
Pihak bea cukai juga berhasil menggagalkan 839 upaya penyelundupan tembakau beserta produk turunannya, serta sembilan kasus yang melibatkan uang tunai, dikutip dari laman Saudi Gazette, Ahad (1/11/2026)
.rec-desc {padding: 7px !important;}
ZATCA menegaskan kembali komitmennya untuk memperketat pengawasan bea cukai terhadap kegiatan impor dan ekspor di Kerajaan Arab Saudi demi melindungi masyarakat, melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan pihak berwenang terkait.
Otoritas tersebut juga mengimbau masyarakat untuk turut serta memerangi penyelundupan serta melindungi masyarakat dan ekonomi nasional dengan melaporkan dugaan pelanggaran melalui saluran siaga keamanan di nomor 1910, nomor internasional +966 1910, atau melalui surel.
ZATCA menyatakan bahwa laporan mengenai tindak pidana penyelundupan dan pelanggaran terhadap Undang-Undang Bea Cukai Terpadu akan ditangani dengan kerahasiaan penuh. Selain itu, tersedia imbalan finansial bagi pelapor yang informasinya terbukti akurat.