Indonesia Minta Rusia Tak Lagi Rekrut WNI untuk Militer, Ini Alasannya

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah Indonesia meminta Rusia segera menghentikan perekrutan warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dengan militer negara tersebut.

Desakan ini disampaikan melalui jalur diplomatik setelah muncul kabar seorang WNI yang mengikuti dinas militer Rusia tewas dalam perang di Ukraina.

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Memanas, Yamaha Pilih Absen di GP Qatar, MotoGP Singgung Ancaman Sanksi

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan Indonesia telah meminta Pemerintah Rusia mengambil langkah konkret agar warga negara Indonesia tidak direkrut melalui jalur apa pun.

“Pemerintah RI meminta pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apapun,” kata Yvonne dikutip dari ANTARA di Jakarta, Minggu 1 November 2026.

Indonesia juga meminta agar namanya dimasukkan ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer Rusia. Pemerintah berharap kebijakan tersebut segera diterapkan secara efektif.

BACA JUGA:DTIIF 2026 Hadirkan 3.000 Peserta, Danantara Perkuat Kolaborasi Riset dan Industri Nasional

Yvonne menambahkan, perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada perekrutan secara resmi, tetapi juga terhadap praktik yang diduga berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Sementara itu, informasi mengenai tewasnya seorang WNI yang disebut bergabung dengan militer Rusia masih ditelusuri oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow.

“KBRI Moskow tengah melakukan pendalaman dan verifikasi, termasuk terkait identitas dan status yang bersangkutan,” kata dia.

Kemlu menegaskan proses verifikasi dilakukan dengan memperhatikan perlindungan data pribadi. Masyarakat pun diminta tidak berspekulasi sebelum pemerintah memperoleh kepastian mengenai informasi tersebut.

WNI Diduga Direkrut untuk Perang di Ukraina

Kabar kematian WNI tersebut sebelumnya disampaikan Dinas Intelijen Pertahanan Ukraina (HUR) melalui pernyataan di media sosial pada 27 Oktober.

HUR menyebut warga Indonesia itu berinisial MT, lahir pada 1978, dan sebelumnya bekerja sebagai sopir taksi di Jakarta. Ia diklaim menandatangani kontrak kerja selama satu tahun dengan militer Rusia.

BACA JUGA:Malam Ini, Tiket KA Keberangkatan 1 Desember Mulai Bisa Dipesan

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BENTROK DENGAN POLISI! GEN Z di Jerman Demo, Tolak Wajib Militer
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Potret Ibu dan Anak Terjang Banjir yang Merendam Permukiman di Aceh Barat
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral! Detik-detik Mencekam Polisi dan BNN Turun dari KRL, Serbu Markas Narkoba di Kampung Bahari, Begini Kronologinya
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
FULL! DEBAT PANAS! Saling Serang soal Putusan MA, Gibranisti VS Penggugat Suket Gibran
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Dubes Palestina Terharu Ribuan Rakyat Indonesia Gelar Aksi Solidaritas: Kemerdekaan Kian Dekat
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.