JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim Gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, dan Brimob Polri menyusuri tiap gang di Kampung Muara Bahari untuk mencari pengguna dan pengedar narkoba.
Tim gabungan menyisir dan membongkar lapak yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba.
Dalam penggerebekan ini, polisi menemukan jarum suntik dan alat isap yang biasa digunakan untuk mengonsumsi narkoba.
Saat melakukan penggerebekan, tim gabungan sempat mendapat penolakan dari warga. Tim pun terpaksa mengamankan warga yang menolak menggunakan alat pelindung diri.
Agar penggerebekan tidak diketahui warga, tim gabungan sempat menggunakan KRL untuk menuju ke Kampung Muara Bahari di Tanjung Priok ini. Namun, warga tetap mengetahuinya dan ada yang melakukan penolakan.
Dari hasil penyisiran, polisi menemukan barang bukti narkoba berupa sabu, ganja, pil ekstasi, hingga vape etomidate. Sejumlah senjata api, senjata tajam, petasan, dan alat CCTV yang diduga untuk memantau pergerakan petugas juga disita polisi.
Tiga orang pengguna dan satu orang pemilik lapak transaksi narkoba ditangkap dalam penggerebekan ini. Polisi menyebut sejumlah pelaku melarikan diri. Namun, identitas mereka telah diketahui dan akan dilakukan pengejaran.
Tak hanya sekali, polisi kembali menggerebek sarang narkoba di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun, peredaran narkoba kembali terjadi.
Lantas, apa yang membuat praktik narkoba kembali terjadi di Kampung Muara Bahari? Kita tanyakan langsung kepada Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim.
Baca Juga: Penggerebekan Sarang Narkoba Kampung Bahari, Polisi Diserang Petasan hingga Batu | BORGOL
#narkoba #gerebeknarkoba #kompolnas #pengedarnarkoba
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- narkoba
- gerebek narkoba
- kompolnas
- sindikat
- pengedar narkoba
- kampung bahari





