Presiden RI Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 400 peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 serta 250 perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) seluruh Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan ini menjadi sarana komunikasi langsung antara Kepala Negara dengan para pelaku usaha nasional sekaligus menjadi forum pengarahan bagi calon-calon pemimpin muda Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyerahkan langsung laporan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Tahun 2026 kepada Presiden Prabowo. Salah satu poin krusial yang dilaporkan adalah realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang menembus hampir Rp2.000 triliun dalam dua tahun kepemimpinan pemerintahan Presiden Prabowo.
Baca Juga :
Pemerintah Siapkan Diskon Pajak Rp632 Triliun pada 2027Anindya menyampaikan bahwa tingginya angka investasi domestik tersebut mencerminkan menguatnya tingkat kepercayaan para pelaku usaha terhadap fundamental perekonomian nasional. Peran aktif pemodal dalam negeri, termasuk pengusaha kelas menengah, dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi di tengah dinamika ketidakpastian global.
Selain membahas pencapaian investasi, forum ini turut membedah komitmen dunia usaha dalam mendukung ekspansi industri masa depan, seperti pengembangan ekosistem kendaraan listrik, energi baru dan terbarukan (EBT), serta pusat data (data center) dengan mengoptimalkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).
Di hadapan 400 peserta P3MDI, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, berintegritas, dan kompeten. Pelatihan P3MDI dirancang sebagai kawah candradimuka untuk mencetak talenta unggul yang siap memimpin berbagai sektor strategis bangsa menuju Indonesia Emas.




