Staf PBB Tewas Usai Ditahan Houthi Lebih dari 2 Tahun

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

LONDON - Seorang staf asal Yaman yang bekerja di Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meninggal dunia dalam tahanan kelompok Houthi setelah ditahan secara sewenang-wenang selama lebih dari dua tahun. Kepala Hak Asasi Manusia PBB menyerukan penyelidikan independen atas kematian tersebut serta pembebasan seluruh personel lainnya yang masih ditahan.

Menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, Mohammad el Shami ditahan kelompok Houthi sejak 6 Juni 2024. Hal itu disampaikan Turk dalam sebuah pernyataan pada Sabtu 31 Oktober 2026, melansi The Arab Weekly.

Keluarga El Shami baru menerima pemberitahuan mengenai kematiannya baru-baru ini, lebih dari sebulan setelah kejadian. Namun, hingga kini mereka belum mendapatkan penjelasan mengenai penyebab maupun kondisi yang melatarbelakangi kematian tersebut.

Baca Juga :
Koalisi Saudi Klaim Tembak Jatuh Drone Houthi di Wilayah Makkah

Perdana Menteri Yaman turut mengutuk kematian tersebut. Ia menyatakan kelompok Houthi bertanggung jawab penuh dan mendesak agar pihak-pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban. Ia juga menyebut lebih dari 70 pegawai PBB dan puluhan pekerja kemanusiaan lainnya masih ditahan oleh kelompok tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heidi Klum Tampil Jadi Tangan Terputus Raksasa di Pesta Halloween 2026
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Harga Minyak Dunia Melonjak 2,76 ke USD 117,64, CPO dan Batu Bara Juga Melesat
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Logo Danantara di TIME100 Next 2026: Penjajakan Kerja Sama Promosi Investasi
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Jadwal Final Hylo Open 2026: Jonatan Christie dan Tiwi/Fadia di Ambang Juara
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Persija Jakarta Kalah Lagi di Banten International Stadium, Shin Tae-yong: Saya Tidak Suka Stadion Ini
• 20 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.