Peringati Sumpah Pemuda, Universitas Tarakanita Ajak Mahasiswa Bangun Budaya Antikorupsi

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Universitas Tarakanita (UTarki) menyelenggarakan Kuliah Kebangsaan bertema "Mahasiswa Berintegritas: Membangun Budaya Antikorupsi” di Aula Maria Bintang Samudra pada Rabu (28/10). 

Kegiatan yang dilaksanakan UTarki dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu menghadirkan Anggota Komisi X DPR Adian Yunus Yusak Napitupulu sebagai narasumber, seluruh sivitas akademika mengikuti dengan antusias. 

BACA JUGA: Dies Natalis ke-1, UTarki Teguhkan Komitmen Membangun Pendidikan Tinggi yang Bermakna

Rektor UTarki Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E., M.Si., Ak., ACPA menyampaikan apresiasi kepada narasumber atas kesediaannya berbagi wawasan dan berdiskusi bersama mahasiswa, dalam rangka menumbuhkan nilai integritas.

BACA JUGA: Dikritik Gegara Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro Jaya Minta Maaf

“Terima kasih kepada Pak Adian yang telah berkenan hadir di kampus UTarki. Mari dengarkan dan diskusi untuk membahas salah satu value UTarki yaitu Integritas. Generasi muda harus punya peran dalam membangun negeri dengan membuang jauh budaya korupsi,” tegas Rektor UTarki saat membuka kegiatan.

Dalam pemaparannya, Adian menekankan pentingnya kebebasan akademik di kampus.

BACA JUGA: Peringati Sumpah Pemuda, PDIP Lampung Gelar Merah Muda Fest

Adian mengatakan kampus harus menjadi wadah berbagai gagasan untuk dibahas secara terbuka agar pengetahuan dapat berkembang melalui dialog dan kebebasan berpikir.

"Ibarat negara tidak memberi kesempatan kepada anak muda, maka negara tidak punya masa depan,” ujarnya.

Adian juga menjelaskan pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan peraturan, tetapi perlu didukung penegakan hukum yang tegas, sistem yang transparan, serta kesadaran masyarakat.

Ia juga turut menyoroti pentingnya kesejahteraan tenaga pendidik agar dapat menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bermartabat.

“Hak guru adalah memperoleh kesejahteraan yang layak, tidak boleh terhambat oleh sistem organisasi maupun administratif,” tegasnya.

Diskusi berlangsung interaktif ketika mahasiswa menyampaikan kegelisahan mengenai  praktik korupsi yang kerap menjadi perhatian publik dan minimnya keteladanan yang dapat dijadikan contoh oleh generasi muda.

Menanggapi hal tersebut, Adian menegaskan pentingnya peran masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam menjaga sikap kritis terhadap jalannya pemerintahan.

“Kepercayaan yang membabi buta, akan membuat pemerintah buta. Rakyat harus tetap kritis agar pemerintah bertindak secara transparan,” ujarnya.

Ia mengatakan pengawasan masyarakat, keterbukaan akses terhadap data dan fakta, serta keberanian menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dalam meendorong transparansi.

Menurut Adian, kritik yang disampaikan mahasiswa dan generasi muda merupakan bagian dari proses demokrasi dan upaya memperbaiki kehidupan bernegara.

Pada akhir sesi, Adian mengajak mahasiswa untuk berani menyampaikan pendapat, berpikir kritis, dan memperjuangkan demokrasi.

Adian juga mengingatkan perubahan membutuhkan ketekunan dan keberanian untuk menghadapi berbagai tantangan.

“Mahasiswa jangan mudah menyerah ketika menghadapi hambatan karena setiap perubahan membutuhkan ketekunan dan pengorbanan,” pesannya.

Melalui Kuliah Kebangsaan ini, UTarki menegaskan komitmennya untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kritis, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan tata nilai CB+ (Cerdas, Berintegritas, dan Bermakna), mahasiswa diharapkan dapat mengedepankan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari dimanapun berkarya dengan berani menolak segala bentuk korupsi, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan berrmartabat. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kapolri Suyudi Terbitkan Surat, Larang Total Anak Buah Isap Vape
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Sekadar Mampu Memproduksi, Sejauh Mana Industri Pertahanan Menguasai Teknologi Kunci? (1)
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis di Algeria, Optimalkan Aset Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Nasional
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Peta Klasemen Serie A pasca Laga Tadi Malam: Lazio pertama, Juventus dan Napoli di Papan Tengah
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.