Jakarta (ANTARA) - Samsung dilaporkan siap meluncurkan kacamata pintar terbarunya, Intelligent Eyewear, ke pasaran pada pertengahan Desember mendatang.
Dilansir dari laporan GSM Arena pada Sabtu (31/10) waktu setempat, saat peluncurannya, kacamata pintar ini hanya akan dijual di Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Peluncuran terbatas ini diterapkan guna memantau serta mengevaluasi respons konsumen di kedua kawasan tersebut sebelum Samsung memperluas ketersediaannya ke wilayah lain seperti Eropa, China, dan Jepang.
Strategi peluncuran bertahap ini serupa dengan skema perilisan headset Galaxy XR sebelumnya. Hingga kini, Samsung dilaporkan masih merumuskan harga untuk gawai terbarunya itu.
Baca juga: Samsung Galazy Z Fold9 kabarnya akan dibekali kamera bawah layar
Secara spesifikasi, Samsung Intelligent Eyewear mengusung sistem operasi Android XR yang terintegrasi dengan Google Gemini.
Perangkat kacamata ini dirancang tanpa layar, tetapi dibekali kamera, mikrofon, serta pengeras suara terintegrasi. Fitur utamanya mencakup kemampuan penerjemahan bahasa secara real-time, petunjuk navigasi berbasis suara, hingga pemindaian dokumen serta rapat yang dapat terorganisasi secara otomatis di aplikasi Notes pada ponsel Galaxy pengguna.
Di sektor performa, kacamata pintar ini ditenagai chip Snapdragon AR1 Gen 1 buatan Qualcomm yang diklaim mampu bertahan hingga sembilan jam penggunaan dalam sekali pengisian daya.
Untuk desain bingkainya, Samsung berkolaborasi dengan dua produsen kacamata yakni Gentle Monster dan Warby Parker untuk menghadirkan empat varian gaya bingkai untuk menunjang estetika dan kenyamanan pengguna.
Baca juga: Samsung tengah kerjakan tablet lipat 17 inci
Baca juga: Samsung terancam denda Rp272 miliar soal iklan ponsel Galaxy
Baca juga: Samsung Galaxy S27 dukung fitur pengisian daya cepat 25W
Dilansir dari laporan GSM Arena pada Sabtu (31/10) waktu setempat, saat peluncurannya, kacamata pintar ini hanya akan dijual di Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Peluncuran terbatas ini diterapkan guna memantau serta mengevaluasi respons konsumen di kedua kawasan tersebut sebelum Samsung memperluas ketersediaannya ke wilayah lain seperti Eropa, China, dan Jepang.
Strategi peluncuran bertahap ini serupa dengan skema perilisan headset Galaxy XR sebelumnya. Hingga kini, Samsung dilaporkan masih merumuskan harga untuk gawai terbarunya itu.
Baca juga: Samsung Galazy Z Fold9 kabarnya akan dibekali kamera bawah layar
Secara spesifikasi, Samsung Intelligent Eyewear mengusung sistem operasi Android XR yang terintegrasi dengan Google Gemini.
Perangkat kacamata ini dirancang tanpa layar, tetapi dibekali kamera, mikrofon, serta pengeras suara terintegrasi. Fitur utamanya mencakup kemampuan penerjemahan bahasa secara real-time, petunjuk navigasi berbasis suara, hingga pemindaian dokumen serta rapat yang dapat terorganisasi secara otomatis di aplikasi Notes pada ponsel Galaxy pengguna.
Di sektor performa, kacamata pintar ini ditenagai chip Snapdragon AR1 Gen 1 buatan Qualcomm yang diklaim mampu bertahan hingga sembilan jam penggunaan dalam sekali pengisian daya.
Untuk desain bingkainya, Samsung berkolaborasi dengan dua produsen kacamata yakni Gentle Monster dan Warby Parker untuk menghadirkan empat varian gaya bingkai untuk menunjang estetika dan kenyamanan pengguna.
Baca juga: Samsung tengah kerjakan tablet lipat 17 inci
Baca juga: Samsung terancam denda Rp272 miliar soal iklan ponsel Galaxy
Baca juga: Samsung Galaxy S27 dukung fitur pengisian daya cepat 25W





