Samsung cetak rekor keuntungan Rp1.450 triliun berkat bisnis memori

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics mencetak rekor keuangan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan setelah mengantongi laba operasional sebesar 107,4 triliun Won (Rp1.450 triliun), salah satunya didorong oleh bisnis chip memori.

Dilansir dari laporan GSM Arena pada Jumat (30/11) waktu setempat, pencapaian ini membuat Samsung menjadi perusahaan teknologi pertama di dunia yang berhasil melampaui ambang laba operasional kuartalan 100 triliun Won (Rp1.351 triliun), ditopang pertumbuhan pendapatan sebesar 14 persen secara kuartalan.

Divisi Device Solutions (DS) yang membawahi bisnis chip memori menjadi motor utama pertumbuhan dengan membukukan pendapatan konsolidasi 147,1 triliun Won (Rp1.987 triliun) dan laba operasional mencapai 106,5 triliun Won (Rp1.438 triliun).

Baca juga: Samsung terancam denda Rp272 miliar soal iklan ponsel Galaxy

Lonjakan kinerja ini ditopang oleh pesatnya permintaan pasar terhadap memori HBM4 serta unit penyimpanan server SSD untuk mendukung infrastruktur kecerdasan artifisial (AI) global yang diperkirakan akan terus melampaui pasokan industri hingga tahun depan.

Guna memperkuat kapasitas produksi, Samsung mendongkrak belanja modal kuartalan menjadi 29 triliun Won (Rp391,7 triliun), dengan alokasi terbesar diserap oleh divisi DS sebesar 27,2 triliun Won (Rp367,4 triliun).

Di sisi lain, divisi seluler Mobile eXperience (MX) dan jaringan meraup pendapatan 37,7 triliun Won (Rp509,3 triliun) meski masih mencatat kerugian operasional 0,6 triliun Won (Rp8,1 triliun).

Baca juga: Samsung pangkas produksi Galaxy A Series imbas lonjakan harga memori

Samsung optimistis lini perangkat seluler akan pulih pada kuartal mendatang melalui penjualan ponsel flagship seperti Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan seri Galaxy S26.

Sektor bisnis foundry (Samsung LSI) juga mencatatkan prospek positif dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan dua digit berkat pesanan chip 2nm dan 4nm NPU, serta rencana beroperasinya pabrik baru di Taylor, Texas tahun depan.

Sebagai komitmen kepada investor, Samsung mengumumkan pembagian dividen tunai kuartal ketiga sebesar 4.601 Won (Rp62.159) per saham dengan total 30 triliun Won (Rp405,3 triliun), serta menargetkan pengembalian nilai bagi pemegang saham hingga 90–110 triliun Won (Rp1.215 triliun hingga Rp1.486 triliun) sepanjang 2026.

Baca juga: Samsung siapkan pembaruan besar-besaran sistem operasi Galaxy OS

Baca juga: Samsung perluas strategi memori dan penyimpanan untuk AI


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tan Kian dan Ferry Hongkiriwang Jadi Saksi Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Hari Ini
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggeledahan Ponpes
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Denda Ganjil Genap Jakarta Bisa Sampai Rp500 Ribu, Ini Panduan Menghindarinya!
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Gerebek Kampung Bahari, Polisi Sita Narkoba hingga Senpi
• 19 jam laludetik.com
thumb
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.