Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memeriksa kondisi papan informasi yang ambruk di kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (2/11).
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya telah menugaskan anggota Bidang Lalu Lintas Jalan untuk mengecek kondisi papan informasi tersebut di lokasi.
“Bidang Lalu Lintas Jalan sedang menugaskan anggota ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi di lapangan dan dikoordinasikan dengan PT Transportasi Jakarta agar segera: (a) melakukan pengamanan area terdampak; (b) memperbaiki atau mengganti papan informasi yang rusak; serta (c) melakukan pemeriksaan teknis terhadap papan informasi sejenis di kawasan Stasiun Tanah Abang dan lokasi lain yang konstruksinya serupa,” kata Budi saat dihubungi kumparan, Senin (2/11).
Budi menjelaskan, papan informasi tersebut merupakan fasilitas penunjuk arah atau wayfinding yang dibangun PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) pada 2020. Pembangunan fasilitas itu merupakan bagian dari penataan kawasan Stasiun Tanah Abang tahap I.
“Papan informasi dimaksud merupakan fasilitas penunjuk arah (wayfinding) yang dibangun pada tahun 2020 oleh PT Transportasi Jakarta dalam rangka penataan kawasan Stasiun Tanah Abang tahap I, sehingga merupakan aset PT Transportasi Jakarta,” ujarnya.
Menurut Budi, Transjakarta sempat memperbaiki papan informasi tersebut menjelang peresmian Stasiun Tanah Abang oleh Presiden Prabowo Subianto pada 4 November 2025. Namun, perbaikan saat itu hanya mencakup bagian stiker yang sudah usang, bukan konstruksi papan.
“Dalam rangka peresmian Stasiun Tanah Abang oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 4 November 2025, PT Transportasi Jakarta telah melakukan perbaikan stiker yang usang pada papan informasi dimaksud. Pekerjaan tersebut terbatas pada perbaikan stiker dan tidak mencakup konstruksi papan,” jelas Budi.
Selain berkoordinasi dengan Transjakarta, Dishub DKI juga akan memeriksa kondisi dan kekokohan konstruksi rambu petunjuk milik Dishub di kawasan intermoda Stasiun Tanah Abang. Pemeriksaan serupa juga akan dilakukan di lokasi lain sebagai langkah antisipasi.
“Sebagai langkah antisipatif, Dinas Perhubungan akan melakukan pengecekan kondisi dan kekokohan konstruksi rambu petunjuk milik Dinas Perhubungan di area intermoda Stasiun Tanah Abang dan di lokasi lainnya,” tuturnya.
Sebelumnya, kumparan menyoroti sebuah papan informasi yang tergeletak di kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (2/11). Bagian penyambung di bawah papan tersebut terlihat berkarat sehingga memunculkan dugaan bahwa kondisi itu menjadi penyebab papan ambruk.





