Jakarta, VIVA - Kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat menjadi perhatian sejumlah pemerintah di berbagai belahan dunia. Masyarakat, diimbau untuk memiliki persediaan kebutuhan pokok di rumah, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Imbauan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ancaman konflik atau perang. Bencana alam, cuaca ekstrem, pemadaman listrik, gangguan rantai pasok, hingga terputusnya jaringan komunikasi juga menjadi alasan pemerintah mendorong masyarakat lebih siap menghadapi keadaan darurat.
Melansir dari NewsWeek, Selasa (2/11/2026), terdapat 33 negara yang memiliki panduan atau imbauan bagi warganya untuk menyiapkan persediaan darurat di rumah.
Sebanyak 33 negara tersebut tersebar di enam kawasan, mulai dari Eropa, Amerika, Asia, Afrika, hingga Oseania. Berikut daftar lengkapnya:
1. Inggris
2. Irlandia
3. Prancis
4. Jerman
5. Belanda
6. Denmark
7. Norwegia
8. Swedia
9. Finlandia
10. Estonia
11. Latvia
12. Lithuania
13. Polandia
14. Republik Ceko
15. Austria
16. Swiss
17. Kroasia
18. Amerika Serikat
19. Kanada
20. Meksiko
21. Chile
22. Kolombia
23. Argentina
24. Brasil
25. Afrika Selatan
26. Jepang
27. Taiwan
28. Israel
29. India
30. Filipina
31. Singapura
32. Australia
33. Selandia Baru
Berapa lama warga diminta menyiapkan stok darurat?
Durasi persediaan yang dianjurkan setiap negara berbeda-beda. Sejumlah pemerintah meminta masyarakat menyiapkan kebutuhan pokok untuk menghadapi keadaan darurat selama sedikitnya 72 jam atau tiga hari. Imbauan ini antara lain berlaku di Inggris, Prancis, Kanada, Jepang, Meksiko, dan Belanda.
Sementara itu, beberapa negara memberikan rekomendasi persediaan untuk waktu yang lebih panjang. Swedia dan Norwegia mendorong masyarakat menyiapkan kebutuhan hingga sekitar satu minggu. Jerman bahkan memiliki panduan persediaan untuk menghadapi keadaan darurat hingga 10 hari.
Jepang juga menganjurkan masyarakat memiliki persediaan setidaknya untuk tiga hari, dengan target ideal hingga satu minggu. Persediaan tersebut diharapkan dapat membantu rumah tangga memenuhi kebutuhan dasar ketika layanan publik atau distribusi barang terganggu.
Apa saja kebutuhan yang perlu disiapkan?
Persediaan darurat tidak harus dibeli sekaligus dalam jumlah besar. Anda dapat menyiapkannya secara bertahap dengan mempertimbangkan jumlah anggota keluarga, kebutuhan sehari-hari, serta kondisi tempat tinggal.
Berikut sejumlah perlengkapan yang umumnya masuk dalam panduan kesiapsiagaan darurat:





