Musim Hujan Segera Tiba! BNPB Ingatkan Masyarakat Siap Siaga Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

viva.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di berbagai daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem hingga banjir bandang seiring mulainya periode musim hujan pada November 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan mengatakan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per 2 November 2026, sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan yang disertai potensi cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas sedang hingga lebat serta angin kencang.

Baca Juga :
Warga Sulut Diminta Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 8 November!
BNPB Pastikan Keluarga 2 Orang yang Tewas Imbas Tanah Longsor di Lumajang Dapat Dana Bantuan

"Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor, bantaran sungai, maupun di sekitar tanggul diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika hujan deras berlangsung dalam durasi yang lama. Warga diimbau segera menjauhi lokasi berbahaya serta mengikuti arahan evakuasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun petugas di lapangan demi keselamatan jiwa," kata dia dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Peningkatan kewaspadaan ini menyusul insiden jebolnya tanggul akibat hujan deras di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (1/11) pukul 01.00 WIB, yang berdampak pada 112 jiwa, menyebabkan tujuh warga mengungsi, dan merusak 34 rumah dengan estimasi area terdampak seluas tiga kilometer persegi.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi tim gabungan dari BPBD Kota Bandung bersama Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), unsur kewilayahan, serta masyarakat setempat, langsung bergerak melakukan penanganan darurat, mulai dari koordinasi, pembersihan sisa lumpur, hingga pemeriksaan kondisi rumah warga.

"Meskipun sebagian besar warga yang sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing, BNPB mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi ancaman banjir susulan di tengah masa peralihan musim ini," kata Berton.

Dia menambahkan BNPB meminta kewaspadaan khusus juga ditekankan bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai berhulu di Gunung Semeru, Jawa Timur, agar menghindari alur sungai yang berpotensi diterjang banjir lahar, terutama saat hujan turun di kawasan hulu.

Hal berkaitan dengan tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan puncak Gunung Semeru. Adapun laporan dari tim Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) hujan deras berlangsung sejak Minggu (1/11) malam - Senin pagi, hingga terdeteksi amplitudo maksimal mencapai 65 mm.

Baca Juga :
Siapa 8 Saksi yang Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB? Ada 7 Pengusaha dan 1 IRT
Bibit Siklon Muncul, Waspada Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
BNPB Bilang Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Mengejutkan Truk Molen Maut Bekasi: 6 Tahun Tak Pernah Uji KIR
• 2 jam laludisway.id
thumb
2 Helikopter Tabrakan di Kawasan Wisata Pegunungan, Makan Korban Jiwa
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Sebelum Dibunuh, Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama Kerap Disiksa dan Kekurangan Gizi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Harry Kane Pastikan Perpanjangan Kontrak Bersama Bayern Munich Segera Rampung
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Terungkap, Motif Ekonomi Jadi Alasan Ortu Bunuh Bocah 20 Bulan di Kebayoran Lama
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.