2 Helikopter Tabrakan di Kawasan Wisata Pegunungan, Makan Korban Jiwa

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi kecelakaan helikopter di Nepal. (REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan yang melibatkan dua helikopter terjadi di kawasan Everest, Nepal, Selasa (3/11/2026). Keduanya bertabrakan saat hendak mendarat di area bersalju, menewaskan seorang warga negara asing dan menyebabkan satu orang lainnya terluka.

Kepolisian Nepal menyampaikan insiden itu terjadi di Distrik Solukhumbu. Wilayah tersebut merupakan salah satu kawasan yang menjadi pintu masuk bagi wisatawan dan pendaki menuju Gunung Everest.

Kepala Kepolisian Distrik Solukhumbu, Nabin Raja Budhathoki, mengatakan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.


Pilihan Redaksi
  • Pakai Taktik Mossad, Ukraina Siapkan 'Bom Headset' Serang Markas Rusia
  • Pemilu Sela AS Dimulai Hari Ini, Benarkah Trump Bisa Tamat?
  • Kronologi-Penyebab Jet Pribadi Jatuh & Meledak di Jalan Raya, 9 Tewas

"Satu warga negara asing meninggal di tempat kejadian, sementara satu orang lainnya yang terluka telah dibawa ke rumah sakit," kata Budhathoki kepada AFP.

Ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitas korban maupun penyebab kecelakaan.

Helikopter berukuran kecil banyak digunakan di Nepal untuk mendukung aktivitas pariwisata dan pendakian. Selain mengangkut wisatawan, pendaki, serta logistik, pesawat jenis ini juga kerap dikerahkan untuk operasi evakuasi darurat.

Namun, penerbangan di negara Himalaya tersebut memiliki risiko tinggi. Kondisi geografis yang sulit serta cuaca yang dapat berubah dengan cepat menjadi tantangan tersendiri bagi operasional penerbangan.

Nepal memiliki delapan dari 14 gunung tertinggi di dunia, termasuk Gunung Everest. Keindahan alam dan jalur pendakiannya menarik ribuan pendaki serta wisatawan asing setiap tahun.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: El Nino Menguat, Indonesia Masuk Negara Paling Terdampak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJS Kesehatan Gandeng 150 Kampus, Hasil Kajian Jadi Dasar Perbaikan Layanan JKN
• 23 jam laludisway.id
thumb
Inflasi Sulawesi Utara Tertinggi Capai 8,07%, Harga Cabai Meroket 269%
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jadwal Pemadaman Listrik di Makassar Hari Ini 3 November 2026, Cek Wilayah Terdampak
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Eks Kapolres Sukoharjo Diperiksa Propam
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.