Hastan Mattanete Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua Golkar Pinrang 2026–2031

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PINRANG – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang periode 2026–2031 mengerucut pada satu nama.

Hastan Mattanete dipastikan menjadi satu-satunya bakal calon setelah panitia menyelesaikan verifikasi berkas pendaftaran Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Pinrang.

Ketua Panitia Pengarah Musda Golkar Pinrang Amri Manangkasi mengatakan bahwa hasil verifikasi memastikan hanya Hastan yang tercatat mengikuti proses pendaftaran bakal calon ketua.

“Setelah dilakukan verifikasi berkas, hanya ada satu bakal calon yang mendaftar, yakni Hastan Mattanete. Selanjutnya, nama yang bersangkutan akan dibawa ke forum Musda,” kata Amri pada Senin, 2 November 2026.

Dengan status calon tunggal, peluang Hastan untuk memimpin Golkar Pinrang semakin terbuka.

Namun, penetapan ketua tetap akan diputuskan melalui mekanisme Musda XI yang dijadwalkan berlangsung di Desa Alitta, Kecamatan Mattiro Bulu pada Selasa, 3 November 2026.

Selain menjadi satu-satunya pendaftar, Hastan juga mengklaim telah mengantongi dukungan 15 dari total 18 suara pemilik hak suara.

Dukungan tersebut disebut berasal dari 11 pimpinan kecamatan (Pimcam) dan sejumlah organisasi yang berhimpun dalam Hasta Karya serta organisasi sayap partai.

Sejumlah dukungan Pimcam yang disebut telah diperoleh Hastan berasal dari Kecamatan Sawitto, Tiroang, Suppa, Lanrisang, Mattiro Sompe, Cempa, Patampanua, Duampanua, Lembang, Batulappa, dan Mattiro Bulu.

Sementara dari unsur organisasi, dukungan disebut datang dari SOKSI, Kosgoro, AMPI, Al-Hidayah, MDI, Satkar Ulama, KPPG, serta Wantim.

Meski mengklaim telah mengantongi mayoritas dukungan, masih terdapat sejumlah pemilik suara yang belum memberikan rekomendasi. Di antaranya DPD Golkar Sulsel, DPD Golkar Pinrang, Pimcam Paleteang, AMPG, MKGR, dan HWK.

Amri menjelaskan bahwa DPD tingkat kabupaten dan provinsi umumnya tidak mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada kandidat. Sikap tersebut, menurut dia, untuk menjaga netralitas dalam proses pemilihan.

“Budaya di Golkar memang biasanya suara DPD Kabupaten dan DPD Provinsi tidak mengeluarkan rekomendasi dukungan. Ini untuk menjaga kesan tidak memihak,” jelas Amri.

Hastan bukan sosok baru di parlemen maupun internal Golkar Pinrang. Ia pernah menjadi anggota DPRD Pinrang periode 2009–2014 dan 2019–2024.

Pada periode 2019–2024, ia juga dipercaya menjabat Ketua Komisi II DPRD Pinrang sekaligus Sekretaris Fraksi Golkar.

Pada Pileg 2024, Hastan kembali terpilih sebagai anggota DPRD Pinrang periode 2024–2029 melalui daerah pemilihan Pinrang 3 yang meliputi Kecamatan Mattiro Sompe dan Lanrisang.

Jika ditetapkan dalam Musda, Hastan akan memimpin Golkar Pinrang untuk lima tahun ke depan.

Ia sebelumnya telah menyampaikan target meningkatkan perolehan kursi Golkar di DPRD Pinrang dari enam menjadi sembilan kursi pada Pemilu 2029.

Target tersebut menjadi pekerjaan politik kepengurusan mendatang, selain memperkuat konsolidasi organisasi dan menjaga soliditas kader hingga tingkat kecamatan.(ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ole Gunnar Solskjaer Bantu Melatih Klub Divisi Lima Norwegia
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Airlangga Cs Lapor Prabowo: Ekonomi Terjaga, Manufaktur Ekspansif!
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Miris! 7 Fakta Kasus Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Kebayoran Lama, Tersangka Sempat Tutupi Lokasi Jasad
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Denny Indrayana soal Pemakzulan Gibran: Tak Ada Lagi Istilah Satu Paket setelah Pelantikan
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Seret Nama Betrand Peto, Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara!
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.