Kawal Kelancaran Visa Haji 2027, Kemenhaj Kirim Tenaga Pendukung Proses Dokumen Jamaah

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Memasuki tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memperkuat kesiapan sumber daya manusia

Kawal Kelancaran Visa Haji 2027, Kemenhaj Kirim Tenaga Pendukung Proses Dokumen Jamaah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Memasuki tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memperkuat kesiapan sumber daya manusia untuk mendukung proses administrasi keberangkatan jamaah. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan tenaga pendukung (tepung) yang akan membantu proses pengolahan dokumen dan pemvisaan calon jamaah haji Indonesia.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Melemah, Sektor Teknologi Kembali Melanjutkan Aksi Jual

Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan, memberikan arahan sekaligus pembekalan kepada 50 Tenaga Pendukung (tepung) Penyelesaian Dokumen dan Pemvisaan Haji yang mulai menjalankan tugas mulai pekan ini. Penguatan personel ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap tahapan administrasi jamaah dapat diproses secara cermat, tertib, dan sesuai ketentuan, terutama ketika memasuki periode peningkatan volume pekerjaan.

Dalam arahannya, Ian menegaskan bahwa pekerjaan pemrosesan dokumen dan visa memiliki konsekuensi langsung terhadap keberangkatan jamaah. Kelengkapan dan kesesuaian data menjadi persyaratan mendasar yang tidak dapat diabaikan. 

Sebab, meskipun jamaah telah memenuhi persyaratan istitaah kesehatan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran, ketidaksesuaian atau ketidaklengkapan dokumen dapat menghambat penerbitan visa dan berpengaruh terhadap keberangkatan mereka.

"Jamaah haji walaupun sudah istitaah dan mampu membayar biaya haji, kalau data dokumennya tidak lengkap, visanya tidak keluar, maka tidak bisa berangkat haji. Dan itu ada di tangan kalian," ujar Ian dikutip Selasa (3/11/2026).

Ia mengingatkan setiap data yang dimasukkan harus melalui pemeriksaan secara teliti, mulai dari penulisan nama, angka, tanggal lahir, hingga kesesuaian seluruh informasi dalam dokumen. Kesalahan kecil dalam penginputan dapat menimbulkan persoalan pada tahapan berikutnya. 

Karena itu, setiap personel harus memahami bahwa pekerjaan yang dilakukan bukan semata-mata rutinitas administratif, tetapi bagian dari tanggung jawab pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang telah menunggu kesempatan menunaikan ibadah haji.

Untuk memastikan proses berjalan sesuai standar, Ian menekankan lima prinsip kerja yang harus dijalankan seluruh tenaga pendukung, yakni ketelitian, kepatuhan terhadap prosedur, kepedulian antarsesama, kebersamaan, dan menjaga kebugaran fisik. Kelima prinsip tersebut saling berkaitan dalam mendukung ketepatan proses kerja, koordinasi tim, serta pencapaian target penyelesaian dokumen.

Menurutnya, seluruh personel harus bekerja mengikuti ketentuan dan alur proses bisnis yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap sistem menjadi penting agar tidak terjadi kesalahan dalam pengolahan data maupun tahapan administrasi. 

Di sisi lain, kepedulian dan kekompakan tim diperlukan untuk menjaga kesinambungan pekerjaan, terutama ketika beban pelayanan meningkat dan membutuhkan koordinasi yang intensif.

Ian juga memberikan apresiasi kepada para tenaga pendukung yang bersedia mengambil bagian dalam proses pelayanan jemaah. Ia meminta seluruh personel menjaga semangat pengabdian dan memahami arti penting pekerjaan yang mereka jalankan.

"Di tempat inilah akan lahir dokumen, akan lahir visa yang menjadi bekal jamaah haji berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, kalian harus bangga dengan pekerjaan ini," ujarnya.

Proses administrasi keberangkatan jemaah haji merupakan rangkaian yang saling berkaitan. Setelah tahapan pelunasan dan pemenuhan persyaratan jamaah, proses dilanjutkan dengan penyiapan, pemeriksaan, serta verifikasi dokumen sebagai dasar pengajuan visa. 

Ketepatan setiap tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan dokumen perjalanan jamaah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, penerbitan visa menjadi salah satu tahapan penting sebelum jemaah memperoleh kartu Nusuk sesuai mekanisme dan persyaratan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi. 

Kartu Nusuk memiliki fungsi penting sebagai identitas dan akses jamaah selama penyelenggaraan ibadah haji, termasuk dalam mendukung pengaturan mobilitas dan pelaksanaan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Nurchalis menyampaikan kepada para tenaga pendukung terkait prinsip-prinsip kerja, terutama mengenai pentingnya inisiatif, keberanian mengambil langkah, serta kemauan untuk terus belajar.

Nurchalis, yang didampingi Kasubdit Dokumen Khoirun Naim, menekankan bahwa hasil pekerjaan tidak akan diperoleh tanpa adanya upaya, sementara kemampuan dan pengalaman tidak akan berkembang apabila seseorang tidak berani melangkah. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan tidak ragu bertanya ketika menghadapi kendala dalam pekerjaan.

"Ada tiga pesan yang ingin saya sampaikan. Pertama, kalau kalian tidak mengupayakan, kalian tidak akan mendapatkan hasilnya. Kedua, kalau kalian tidak melangkah, kalian akan tetap berada di tempat. Ketiga, apabila kamu tidak pernah bertanya, maka kamu tidak akan tahu," ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penguatan agar seluruh tenaga pendukung memiliki sikap proaktif, terbuka terhadap pembelajaran, serta mampu membangun koordinasi dalam menjalankan tugas. Dengan demikian, pekerjaan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian target, tetapi juga pada peningkatan kemampuan dan kualitas hasil pelayanan. 

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Kata Produser soal Karakter Nirmala Tiru Glinda di Film Wicked
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pelanggaran Pelat Nomor Jadi Prioritas Penindakan Operasi Patuh 2026, Berikut Detail Aturannya
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Persoalan Taswib Azan Subuh Kembali Dikaji Muhammadiyah dalam Munas Tarjih
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.