Mengapa Blokade Hormuz Oleh AS tak Mampu Melumpuhkan Iran?

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

TEHERAN— Selama perang yang kini memasuki bulan kesembilan, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus bertaruh bahwa blokade terhadap Iran akan membuat rezim Teheran semakin melunak dan bersedia memberikan konsesi.

Washington berharap tekanan ekonomi yang kian berat terhadap rakyat Iran dapat memaksa pemerintahannya mengubah sikap.

Baca Juga
  • Inilah Alasan Mengapa Rasulullah SAW Sangat Berwasiat: Lakukan Semaumu Jika Putus Urat Malumu!
  • Peringatan Rasulullah SAW untuk Penyerobot Tanah, Perilaku Dianggap Sepele Padahal Berbahaya
  • Sebaik-Baik Manusia Menurut Rasulullah SAW, Mereka Turut Membuat Islam Tetap Bertahan

Namun, hingga kini, tekanan tersebut belum menunjukkan dampak nyata terhadap melemahnya cengkeraman rezim Iran atas kekuasaan.

Sebaliknya, perang justru memperkuat kepercayaan diri dan soliditas internal rezim, meskipun beban kehidupan masyarakat semakin berat. Demikian kesimpulan laporan Financial Times yang mengutip sejumlah pedagang, pejabat, dan analis.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dikutip dari Aljazeera, Selasa (3/11/2026), New York Times mengutip seorang pejabat AS yang menyebutkan bahwa serangan terhadap Pulau Qeshm di Iran dilakukan secara terbatas dan tidak ada rencana untuk meningkatkan eskalasi.

Sementara itu, muncul laporan mengenai serangan AS terhadap Pulau Qeshm dan klaim Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang berhasil menguasai dua pesawat nirawak milik Amerika.

Surat kabar Inggris tersebut mencatat bahwa aktivitas lalu lintas dan pasar di jalan-jalan ibu kota Teheran mulai kembali ramai setelah berpekan-pekan diguncang serangan udara dan blokade. Kehadiran aparat keamanan yang sebelumnya sangat masif juga mulai berkurang.

Namun, di balik situasi tersebut, masyarakat Iran masih harus menghadapi perekonomian yang terpuruk akibat merosotnya perdagangan, kenaikan harga barang, dan anjloknya nilai mata uang. Penjualan terus menyusut, biaya impor meningkat, sementara daya beli masyarakat semakin melemah.

Di tengah kemampuan rezim Iran sejauh ini dalam meredam dampak blokade Amerika, sementara beban ekonomi justru semakin dirasakan masyarakat, muncul pertanyaan: apakah blokade justru memperkuat cengkeraman kekuasaan rezim Iran atau malah menggoyahkannya?

Kehidupan di Teheran tampak mulai mendekati keadaan normal. Namun, kembalinya aktivitas di jalan-jalan kota tidak serta-merta menandakan pulihnya kegiatan ekonomi ataupun kembalinya rasa aman di tengah masyarakat. Menurut Financial Times, suasana kota masih diwarnai penantian, kecemasan, dan ketidakpastian.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BYAN Bersiap Rombak Direksi seusai Haji Isam Kuasai 30,25% Saham
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Di Balik Perang Iran, Ada Manuver Besar China di Timur Tengah
• 42 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Atasi Rasa Bosan dengan Ganbaru, Seni Bikin Tugas Jadi Lebih Bermakna ala Orang Jepang
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Truk Molen Maut Bekasi Ternyata 6 Tahun Tak Uji KIR, Kemenhub Panggil Perusahaan
• 23 jam laludisway.id
thumb
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.