Sebelum Mobil Listrik, Konsumen Sekarang Mulai Pikirkan Ini

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Pertimbangan masyarakat dalam membeli mobil listrik mulai mengalami perubahan. Konsumen kini tidak hanya melihat harga kendaraan saat pertama kali dibeli, tetapi juga menghitung biaya yang harus dikeluarkan selama masa penggunaan atau cost of consumption.

Associate Research Director Populix, Susan Adi Putra, mengatakan perilaku konsumen otomotif saat ini semakin rasional. Pengalaman menggunakan kendaraan, biaya operasional, hingga nilai jual kembali mulai menjadi pertimbangan sebelum seseorang memutuskan membeli mobil.

Baca Juga :
Terpopuler: SUV Bekas Rp100 Jutaan, TVS Ronin Agonda, dan Baterai Mobil Listrik Buatan RI
BYD Seal 07 Sudah Mejeng di Diler, Tenaganya 402 HP

Menurut Putra, perubahan tersebut terjadi karena konsumen semakin mudah mendapatkan informasi mengenai kendaraan yang ingin dibeli. Berbagai informasi bisa diperoleh melalui media sosial, komunitas otomotif, hingga influencer yang membahas pengalaman menggunakan kendaraan.

"Konsumen sekarang sudah mulai mencari informasi secara lebih lengkap sebelum membeli kendaraan. Mereka tidak hanya melihat harga dan spesifikasi, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman penggunaan serta nilai kendaraan tersebut selama dimiliki," ujarnya di Jakarta.

Salah satu aspek yang diperhatikan adalah nilai penyusutan kendaraan. Konsumen mulai mencari tahu berapa harga jual kembali sebuah mobil setelah digunakan dalam beberapa tahun.

Informasi tersebut membuat calon pembeli memiliki gambaran lebih lengkap mengenai risiko dan biaya kepemilikan kendaraan. Dengan demikian, keputusan membeli mobil tidak lagi hanya didasarkan pada harga yang tertera di diler.

"Selama secara kualitas dan teknis kendaraan tersebut bagus, kemudian pengalaman penggunaannya juga baik, konsumen akan mempertimbangkan nilai yang mereka dapatkan. Harga jual kembali memang menjadi salah satu bagian dari perhitungan tersebut," kata Susan.

Perubahan cara berpikir ini juga berkaitan dengan semakin banyaknya pilihan kendaraan di pasar Indonesia. Kehadiran berbagai merek baru membuat konsumen memiliki alternatif produk dengan rentang harga dan teknologi yang semakin beragam.

Dalam kondisi tersebut, konsumen tidak selalu memilih mobil berdasarkan merek atau harga tertinggi. Mereka cenderung mencari kendaraan yang memberikan manfaat sesuai kebutuhan dan anggaran.

Mobil listrik menjadi salah satu produk yang ikut masuk dalam pertimbangan tersebut. Selain harga pembelian, konsumen dapat memperhitungkan biaya energi, perawatan, serta pengeluaran lain selama menggunakan kendaraan.

Baca Juga :
Lepas Tak Mau Mobil Listriknya Cuma Terlihat Canggih
Baterai untuk Mobil Listrik dan Pusat Data Bakal Diproduksi di Indonesia
Terpopuler: Honda Vario vs Burgman Street, Target Baru Mobil Listrik, dan SUV Rp200 Jutaan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setelah 5 Tahun Terputus dari Pasokan Kebutuhan Pokok, Ratusan Warga Berhasil Dievakuasi dari Wilayah Pendudukan Rusia
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
Bareskrim Petakan Titik Rawan Usai Pemusnahan 122,86 Ha Ladang Ganja di Aceh
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pramono Targetkan 2-3 PLTSa Jakarta Dibangun dalam Waktu Dekat
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Atasi Rasa Bosan dengan Ganbaru, Seni Bikin Tugas Jadi Lebih Bermakna ala Orang Jepang
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tiga Agenda Haul H.R. Djimat Hendro Soewarno, PSHWTM Ponorogo Awali dengan Ziarah
• 21 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.