Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan dua hingga tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Jakarta segera dimulai dalam waktu dekat. Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi persoalan sampah yang setiap hari mencapai 9.000 ton di Ibu Kota.
“Karena kita ketahui bersama Jakarta setiap hari memproduksi sampahnya 9.000 ton, tetapi kita segera akan membangun atas Perpres yang sudah dikeluarkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto 109, mudah-mudahan di Jakarta akan ada dua pembangkit listrik tenaga sampah atau tiga yang segera dibangun dalam waktu dekat ini,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Selasa, 3 November 2026.
Baca Juga :
Pramono Targetkan Pencairan KJMU Rampung 6 November“Kemudian kita masih ada RDF Rorotan dan beberapa kegiatan pilah sampah dan juga TPR 3S yang sedang kita galakkan dan mudah-mudahan ini persoalan sampah di Jakarta segera bisa diselesaikan,” ujar Pramono.
Gunung sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pramono berharap kombinasi pembangunan PLTSa, pengoperasian RDF Rorotan, dan penguatan pemilahan sampah dapat membantu menyelesaikan persoalan sampah Jakarta. Ia menilai penanganan sampah menjadi salah satu pekerjaan rumah utama yang perlu segera dituntaskan pemerintah daerah.
Persoalan sampah tersebut juga menjadi salah satu pembahasan utama Jakarta dalam pertemuan ke-46 Komite Eksekutif Citynet yang digelar di Pullman Hotel, Jakarta Pusat, hari ini.
Selain sampah, isu transportasi dan polusi menjadi perhatian dalam forum yang mempertemukan para pemimpin kota kawasan Asia-Pasifik tersebut.
“Salah satu hal yang menjadi PR buat Jakarta yang mudah-mudahan di era ini segera bisa diselesaikan adalah persoalan sampah,” kata Pramono.




