JAKARTA -- Stres akibat tenggat waktu pekerjaan, pengalaman traumatis dan lainnya dapat membuat seseorang sulit berkonsentrasi. Salah satu cara yang dapat dicoba untuk membantu menenangkan diri dan mengembalikan fokus adalah melalui teknik pernapasan.
Dalam situasi penuh tekanan, tubuh dapat memicu respons fight-or-flight atau respons lawan atau lari. Kondisi ini membuat pernapasan menjadi lebih dangkal, detak jantung meningkat drastis, dan pikiran terasa kewalahan.
Kisah Tragis Pilot Muda Nathalia Gadelha Filgueiras dan Kokpit Terakhirnya
Jerit Terakhir Balita SF dari Bilik Toilet, Ketika Nyawa Hilang 'Dirampas' Orang Tuanya
Praktisi olah napas bersertifikat, Mugdha Pradhan, menekankan pentingnya mindful breathing untuk membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih tenang. Mindful breathing adalah teknik meditasi yang melibatkan fokus penuh pada proses pernapasan dengan tujuan membawa perhatian saat ini.
"Saat melakukan latihan mindful breathing, napas Anda secara langsung mengirimkan sinyal rasa aman ke otak, yang pada akhirnya membantu tubuh kembali ke kondisi yang lebih tenang dan seimbang," kata Pradhan dilansir laman Hindustan Times, Kamis (29/10/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Berikut lima teknik pernapasan yang bisa dicoba untuk membantu mengelola stres dan meningkatkan fokus:
1. Pernapasan diafragma
Pernapasan diafragma atau pernapasan perut merupakan salah satu teknik paling sederhana untuk membantu merilekskan tubuh. Untuk melakukannya, letakkan satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut. Kemudian, tarik napas dalam-dalam melalui hidung hingga perut mengembang, sementara dada tetap relatif diam. Setelah itu, embuskan napas secara perlahan.
Teknik ini membantu mengurangi pola pernapasan dada yang dangkal. Selain itu, pernapasan diafragma dapat mendukung penyaluran oksigen yang lebih baik sehingga membantu tubuh menjadi lebih rileks secara alami.