Kontingen DKI Jakarta mendapat 17 medali yang terdiri atas enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu di Kejurnas Catur 2026. Kegiatan yang berlangsung di Serang, Banten itu memastikan Jakarta mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya diraih pada Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menyampaikan keberhasilan tersebut merupakan buah dari persiapan yang matang, kedisiplinan, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet. Ia mengaku bersyukur karena target yang telah dicanangkan sebelum kontingen bertolak ke Serang akhirnya dapat tercapai.
"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga besar Percasi DKI Jakarta atas perjuangan dan kerja kerasnya sehingga Jakarta berhasil kembali menjadi juara umum Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten," ujar Kenneth dalam keterangannya, Selasa (3/11).
"Target yang kami canangkan sebelum keberangkatan ke Serang dapat tercapai. Raihan enam medali emas, empat medali perak, dan tujuh medali perunggu dengan total 17 medali merupakan hasil dari persiapan yang matang, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet yang luar biasa," sambung anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan itu.
Kent menegaskan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum bukan semata-mata tentang perolehan medali dan trofi, melainkan juga menjadi bukti pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia mengaku bangga karena para pecatur Jakarta dari berbagai kelompok usia mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional.
"Bagi saya, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum ini bukan sekadar soal medali dan trofi, tetapi juga bukti bahwa pembinaan catur di DKI Jakarta terus berjalan dengan baik. Saya bangga melihat para atlet dari berbagai kelompok usia mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat nasional," kata dia.
Kent pun turut mendedikasikan trofi juara umum Kejurnas Catur 2026 kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan seluruh Masyarakat DKI Jakarta yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, khususnya cabang olahraga catur.
"Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri. Keberhasilan ini harus terus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas kesempatan bagi pecatur muda, serta mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional," kata dia.
Lebih lanjut, Kent menyoroti Kejurnas Catur 2027 yang direncanakan berlangsung di Jakarta bertepatan dengan momentum peringatan 500 tahun atau lima abad Kota Jakarta. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus menunjukkan kesiapan Jakarta dalam menyelenggarakan kejuaraan catur nasional.
"Ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa Jakarta tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga terus melahirkan atlet-atlet catur berprestasi," ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan Percasi DKI Jakarta. Ia berharap keberhasilan mempertahankan gelar juara umum tersebut dapat menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus mengukir prestasi.
"Semoga prestasi ini menjadi kebanggaan bersama dan menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berprestasi. Jakarta juara, catur Indonesia semakin berjaya," pungkasnya.
Enam medali emas DKI Jakarta dipersembahkan oleh IM Satria Duta Cahaya di Kategori Open, FM Syarif Mahmud di Kategori Veteran, NM Claudio Lasama di Kategori U-19 Putra, Steven Tan di Kategori U-17 Putra, WCM Hillary Rooca Theng di Kategori U-11 Putri, serta Evelyn Tria Lienora di Kategori U-9 Putri.
Empat medali perak disumbangkan GM Novendra Priasmoro di Kategori Open, WCM Theodora Paulina Walukow di Kategori Senior Putri, Dominicus Winston Lin di Kategori U-15 Putra, dan Haidar Manaf Abrisam di Kategori U-7 Putra.
Sementara itu, tujuh medali perunggu diraih IM Gilbert Elroy Tarigan di Kategori Open, WGM Laysa Latifah di Kategori Senior Putri, Clementia Adeline di Kategori U-19 Putri, PM Uriel Noah Oloan Sidabutar di Kategori U-17 Putra, Safin Aldebaran Amir di Kategori U-13 Putra, Kyle Darrel Gunawan di Kategori U-11 Putra, serta Kaiden Kamsari di Kategori U-9 Putra.
Pada Kejurnas Catur ke-51 ini, Percasi DKI Jakarta mengirimkan 47 atlet untuk berlaga di berbagai kategori, mulai dari kategori kelompok usia U-7 hingga veteran. Persaingan ini berlangsung sangat ketat dengan keikutsertaan hampir 1.000 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia.





