KAI tambah 39 perjalanan pada Gapeka 2026

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menambah 39 perjalanan kereta api melalui Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 yang mulai diberlakukan pada 1 Desember tahun ini.

VP Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Selasa menyampaikan, penambahan perjalanan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mengembangkan layanan kereta api, khususnya untuk mendukung mobilitas penumpang antarkota dalam provinsi dan kawasan aglomerasi.

"Saat ini kita sudah memberlakukan Gapeka 2026, itu mulai dari tanggal 1 Desember 2026. Kita menambah 39 perjalanan di Gapeka ini," kata Anne.

Dia menjelaskan, peningkatan kapasitas tersebut didukung dengan optimalisasi perbaikan prasarana, sarana, dan operasional kereta api.

Menurut Anne, penerapan Gapeka 2026 juga ditujukan untuk meningkatkan volume penumpang melalui pengembangan layanan aglomerasi serta memaksimalkan mobilisasi masyarakat.

Selain itu, KAI mengembangkan konektivitas antarmoda melalui penambahan layanan naik dan turun penumpang kereta api di sejumlah stasiun yang terintegrasi dengan moda transportasi lain.

Di wilayah Jakarta dan sekitar misalnya, KAI menambah layanan naik dan turun penumpang kereta dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir melalui Stasiun Jatinegara, Bekasi, dan Cikarang.

KAI juga memproyeksikan pertumbuhan jumlah pengguna kereta api sebesar 8–12 persen per tahun. Untuk mendukung proyeksi tersebut, perusahaan melakukan penyesuaian pola perjalanan, termasuk jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta dari arah barat ke timur maupun sebaliknya.

"Sehingga, grafik perjalanan kereta ini tujuannya ada penambahan kapasitas angkutnya, ini tentu ada beberapa perubahan-perubahan jadwal, baik itu yang dari barat ke timur dan sebaliknya," katanya.

Anne mengatakan, penyesuaian jadwal tersebut juga mempertimbangkan upaya mempercepat waktu tempuh perjalanan. Dalam Gapeka 2026, puluhan perjalanan kereta api telah disiapkan untuk mengalami pengurangan waktu tempuh hingga 90 menit.

Selain penyesuaian perjalanan, KAI juga melakukan peningkatan fasilitas berdasarkan masukan pelanggan, salah satunya penyediaan toilet terpisah untuk penumpang laki-laki dan perempuan.

Anne menjelaskan, berdasarkan survei Customer Satisfaction Index (CSI), jumlah penumpang perempuan saat ini meningkat dan lebih banyak dibandingkan penumpang laki-laki.

Oleh karena itu, KAI mengimplementasikan fasilitas toilet terpisah untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Kebijakan tersebut juga diterapkan pada rangkaian kereta baru yang saat ini sedang diinvestasikan kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sebanyak 612 unit.

Baca juga: KAI Sumbar berlakukan grafik perjalanan kereta baru mulai Desember

Baca juga: KAI buka pemesanan tiket kereta keberangkatan 1 Desember 2026

Baca juga: Lebih dari Empat Dekade Menemani Perjalanan, 5 KA Bersejarah Layani 1,26 Juta Pelanggan




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KSAD Australia Buka Suara Soal Rencana Fasilitas Latihan Militer di Morotai
• 5 jam laludetik.com
thumb
Viral Rekaman Suara ANW Korban Kekerasan Seksual Betrand Peto, Kini Ngaku Sampai Takut Buka Handphone
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
MEDC Umumkan Jadwal Pembagian Dividen Tunai Interim USD30 Juta
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
PDIP Minta Putusan MA soal Ijazah Gibran Diproses DPR: Secara Hukum, Tak Ada Lagi Ruang Perdebatan
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
PBSI Evaluasi Hasil Tur Eropa Usai Raih Dua Gelar Juara
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.