SEOUL - Kantor Kepresidenan Korea Selatan mengadakan rapat darurat pada Selasa (3/11/2026) setelah informasi pribadi milik Presiden Lee Jae-myung dan 167 orang lainnya yang mendampinginya dalam perjalanan ke luar negeri bocor secara daring, lapor Kantor Berita Yonhap.
Rapat yang dipimpin oleh Kepala Staf Kepresidenan, Lim Kwang-hyun, tersebut digelar menyusul laporan bahwa sebuah berkas berisi data pribadi rombongan kepresidenan telah diunggah ke situs web yang dapat diakses publik pada bulan Juni lalu.
Informasi yang bocor tersebut dilaporkan mencakup tanggal lahir dan nomor paspor.
Mereka yang terdampak termasuk ibu negara, para pembantu senior presiden, menteri pemerintah, pejabat keamanan, dan jurnalis.
Lee menjabat pada bulan Juni setelah pemilihan presiden sela yang dipicu oleh pelengseran mantan Presiden Yoon Suk-yeol, menyusul deklarasi darurat militer yang sempat ia berlakukan pada Desember 2024.




