Seorang wanita bernama Komariyah (45) diduga menjadi korban pembunuhan komplotan perampok yang menculiknya dari rumahnya di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (2/11) malam. Jasadnya ditemukan terbakar di dalam sebuah mobil yang juga hangus.
Suami Komariyah, Dudung Badrun, menceritakan detik-detik musibah tersebut menimpa keluarganya. Peristiwa itu diperkirakan terjadi antara rentang waktu pagi hingga siang hari saat sang istri sedang berada seorang diri di rumah.
Dudung mengungkapkan, pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB, sang istri sempat meminta uang sebesar Rp 3,5 juta untuk berbelanja ke Cirebon bersama rekan-rekannya.
"Kemudian jam 06.00 WIB, anak saya yang bungsu pergi ke sekolah, dan jam 08.00 WIB saya pergi kerja, sedangkan istri saya waktu itu sedang siap-siap menunggu temannya," kenang Dudung. Selasa (3/11/2026).
Momen terakhir Dudung melihat sang istri adalah ketika Komariyah sedang duduk santai di bangku teras rumah, menunggu temannya datang.
Kejanggalan baru dirasakan pada siang harinya. Sekitar pukul 14.00 WIB, anak bungsu mereka yang masih duduk di bangku SMP pulang sekolah. Ia mendapati rumah dalam kondisi terkunci rapat dengan gorden tertutup, suatu hal yang tidak biasa dilakukan oleh sang ibu.
"Itu rumah dalam keadaan dikunci. Biasanya rumah itu hordengnya tidak tertutup, tapi siang itu hordeng tertutup dan rumah dikunci, kuncinya tidak ada," ungkap Dudung.
Karena tidak menaruh curiga berlebihan, sang anak sempat menunggu ibunya pulang di teras rumah hingga tertidur sampai sore hari. Menjelang magrib, ibunya tak kunjung menampakkan diri.
Merasa gelisah, sang anak akhirnya memutuskan untuk meminta bantuan kepada paman dan bibinya.
Mendapat laporan tersebut, Dudung langsung merasa curiga dan meminta agar pintu rumah dibongkar, sekaligus melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Betapa terkejutnya mereka saat pintu berhasil dibuka. Kondisi dalam rumah sudah berantakan dengan banyak bercak darah di berbagai sudut ruangan, serta lemari yang telah diacak-acak pelaku.
Ratusan Juta Rupiah hingga Emas Setengah Kilogram RaibSejumlah barang berharga milik keluarga Dudung raib tak bersisa digondol perampok. Dudung menyebutkan, barang-barang yang hilang meliputi uang tunai ratusan juta rupiah, perhiasan emas dengan berat diperkirakan mencapai setengah kilogram, hingga satu unit mobil Mitsubishi Xpander berwarna putih.
"Itu sudah raib semua," kata Dudung dengan nada geram.
Mobil Terbakar Berisi Jenazah WanitaKabar mengejutkan menyusul pada Selasa (3/11) pagi. Keluarga menerima informasi ihwal penemuan satu unit mobil Mitsubishi Xpander putih dalam kondisi hangus terbakar di wilayah Cijati, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Indramayu.
Di dalam mobil yang terbakar hebat tersebut ditemukan sesosok jenazah wanita.
Dudung meyakini kuat kendaraan yang terbakar itu adalah mobil miliknya yang dibawa kabur oleh perampok, dan jasad di dalamnya adalah sang istri tercinta.
"Iya betul, mobil yang terbakar di Cikawung itu mobil kami, berikut juga korban yang ditemukan di situ. Namun dari polisi belum memberikan informasi resmi kepada kami, tapi harapan kami semoga Hj. Komariyah selamat," tutur Dudung dengan suara bergetar.
Hingga saat ini, pihak keluarga masih menanti konfirmasi resmi dari kepolisian terkait hasil identifikasi dan rentetan peristiwa penemuan mobil terbakar tersebut.
Di sisi lain, beredar kabar di tengah warga bahwa terduga pelaku telah berhasil diamankan, yang disebut-sebut mengarah pada orang terdekat korban sendiri.
Polisi Lakukan PenyelidikanDikonfirmasi secara terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, membenarkan adanya peristiwa perampokan dan penculikan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng ini.
Tarno menegaskan jajaran kepolisian saat ini tengah bergerak cepat melakukan olah TKP dan penyelidikan mendalam guna mengusut tuntas kasus yang menghebohkan warga setempat.
"Iya benar, saat ini kami terus bergerak melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini," ujar Tarno singkat.
Rumah Digaris PolisiTim Inafis Polres Indramayu telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah warga yang diduga menjadi korban perampokan di Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Senin (2/11) malam.
Kedatangan Tim Inafis ke lokasi dilakukan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mengumpulkan barang bukti serta kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa yang menimpa rumah warga tersebut.
Pantauan kumparan di lokasi pada Selasa (3/11), rumah yang menjadi TKP tampak sepi dan telah dipasang garis polisi (police line). Kendati demikian, situasi di sekitar lokasi terpantau berbeda di bagian belakang rumah TKP.
Berjarak sekitar 30 meter dari rumah korban, terlihat kerumunan warga yang memadati area tersebut. Berdasarkan informasi warga, di sekitar titik tersebut terdapat dua rumah yang diduga milik dua terduga pelaku.
Salah satu dari rumah terduga pelaku tampak mengalami kerusakan berupa kaca jendela yang pecah. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif di balik peristiwa tersebut.





