HARIAN.FAJAR.CO.ID, MADRID—Kebangkitan Real Madrid baru-baru ini telah memberikan identitas yang kuat bagi tim asuhan Jose Mourinho, namun kembalinya Vinicius Jr. bisa kembali menguji kedisiplinan di balik kemajuan tersebut.
Mantan gelandang Real Madrid, Alvaro Benito, meyakini bahwa pemain asal Brasil itu harus beradaptasi dengan struktur tim yang telah membaik, atau ia berisiko kehilangan tempatnya.
Real Madrid telah memenangkan enam pertandingan secara berturut-turut tanpa kehadiran Vinicius, yang sedang menjalani hukuman larangan bermain di kompetisi domestik.
Performa mereka juga memperkuat posisi Yan Diomande, sehingga menciptakan persaingan untuk mendapatkan tempat di susunan pemain utama Mourinho.
Berbicara dalam acara El Larguero, Benito berpendapat bahwa Madrid kini mulai terlihat sebagai kesatuan yang lebih padu, setelah sebelumnya sempat kesulitan menemukan konsistensi di awal musim.
“Kita telah menemukan arah yang tepat sekarang, dan kita akan lihat apa yang terjadi saat Vinicius kembali,” ujar mantan gelandang tersebut dikutip Madrid Universal.
Ia menambahkan bahwa Real Madrid kini memberikan kesan sebagai sebuah tim dengan cara yang sebelumnya tidak terlihat.
Ia juga menyoroti pengaruh Bernardo Silva di lini tengah, khususnya kemampuan pemain tim nasional Portugal itu dalam menjaga penguasaan bola dan membantu tim keluar dari tekanan lawan.
“Menurut saya, Bernardo Silva menghadirkan sesuatu yang tidak dimiliki oleh gelandang tengah lainnya saat mereka bermain, yaitu kemampuan untuk mengambil jeda sejenak, berputar, melakukan gerak tipu, dan melepaskan diri dari tekanan,” jelasnya.
“Selain itu, tim ini bermain secara kolektif, yang menurut saya adalah hal terpenting,” jelasnya.
Benito lebih lanjut meyakini bahwa kombinasi antara transisi cepat, tekanan agresif, dan posisi yang rapat membuat Real Madrid sulit untuk diredam.
“Jika mereka mampu menyerang dengan cepat, merebut kembali bola, dan tetap bermain rapat, Real Madrid bisa mengincar pencapaian apa pun,” tegasnya.
Vinicius harus menerima tanggung jawab dalam aspek pertahanan
Perlu dicatat, kembalinya pemain asal Brasil ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi Mourinho.
Vinicius tetap menjadi salah satu pemain serang paling berpengaruh di Real Madrid, namun Benito mempertanyakan kontribusinya saat tim tidak menguasai bola.
“Hal yang sederhana adalah Vinicius harus mau menyesuaikan diri. Apa masalah dengan Vinicius? Saat bertahan, ia sering menghindari tanggung jawabnya sepanjang pertandingan,” analisisnya.
Vinicius juga akan menghadapi tantangan langsung dari Diomande, yang penampilannya telah memperkuat posisinya untuk mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.
Benito tidak melihat situasi ini sebagai perdebatan pemilihan pemain yang rumit. Sebaliknya, ia ingin kedua pemain depan tersebut dinilai berdasarkan standar yang sama.
“Ada kesempatan bermain untuk semua orang, dengan persaingan yang setara,” ujarnya.
“Selama setiap pemain memenuhi tugas pertahanannya—yang memang sudah sewajarnya—maka kita tinggal melihat siapa yang mampu memberikan performa terbaik dalam permainan serta menciptakan perbedaan,” pungkasnya. (amr)





