Rupiah diprediksi melemah seiring indeks dolar dan obligasi AS naik

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah melemah seiring kenaikan indeks dolar AS dan obligasi pemerintah AS.

"Indeks dolar naik menjadi 101,89 dan obligasi pemerintah AS naik 5 bps (basis points) menjadi 4,62 persen, walaupun harga minyak turun," ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pasar keuangan global telah memasuki rezim suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama (higher for longer), sehingga memicu efek penularan berupa pelemahan pada pasar surat utang dunia, termasuk pasar obligasi Indonesia.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa meningkatnya imbal hasil US Treasury didorong oleh lonjakan porsi penarikan utang pemerintah AS yang tereskalasi cepat dibanding periode sebelumnya, dan kegagalan strategi pembelian kembali (buyback) oleh pemerintah AS untuk menstabilkan pasar obligasi.

Selain itu, persepsi pasar disebut tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps sebanyak 2-3 kali dalam kurun satu tahun ke depan.

Melihat sentimen domestik, isu stabilitas politik dan tata kelola pasar modal dinyatakan menjadi perhatian utama pelaku pasar menyusul adanya indikasi kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan pejabat negara yang diduga melibatkan mantan Kapolri, serta adanya dinamika penilaian dari MSCI.

"Kasus penyadapan jelas membuat premi risiko seluruh aset Indonesia naik yang tercermin dari CDS (Credit Default Swap) sudah di atas 100 bps," ungkap Rully.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp18.120-Rp18.180 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah pada Rabu pagi menguat jadi Rp18.132 per dolar AS

Baca juga: Kurs rupiah dipengaruhi perhatian pasar yang tertuju pemilu sela AS

Baca juga: Ekonom: Pelebaran CAD bisa menekan rupiah di tengah ketidakpastian


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 4 November 2026, BMKG Prediksi Jaksel dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan
• 5 jam laludisway.id
thumb
Jangan Asal Pakai! Ini Risiko Bahaya Kosmetik Kedaluwarsa bagi Kulit-Tips Kesehatan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Polri Akan Gelar Konferensi Pers Sore Ini
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Satya Bumi minta percepatan perlindungan keanekaragaman hayati
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.