jpnn.com, JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi politik nasional yang dinilai semakin mengabaikan nilai moral dan etika dalam perebutan kekuasaan.
SBY menilai praktik politik saat ini berpotensi membenarkan segala cara demi meraih political power, tanpa mempertimbangkan baik buruk maupun aspek moralitas.
BACA JUGA: Prabowo Tahu Disadap dari Laporan Kapolri Jenderal Suyudi
Dia mengingatkan kondisi tersebut dapat memunculkan ketakutan di tengah masyarakat.
"Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri," ujar SBY dalam unggahan di akun @SBYudhoyono di X, Rabu (4/11).
BACA JUGA: Listyo Sigit Dkk Dikenakan Pasal Makar? Ini Kata Menko Yusril
Menurut SBY, politik semestinya dijalankan dengan menjunjung tinggi etika, moralitas, dan nilai-nilai keadaban.
Karena itu, dia menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto agar menghidupkan kembali politik yang berkeadaban di Indonesia.
BACA JUGA: Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas HAM Soroti Perlindungan Anak
SBY menyebut upaya tersebut bukan sekadar kebutuhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, melainkan juga panggilan sejarah serta amanah rakyat.
"Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat," tegasnya.
SBY berharap Presiden Prabowo diberikan kekuatan dan tuntunan oleh Tuhan dalam menjalankan misi tersebut.
"Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini," pungkas SBY. (kkp/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Manchester United Berantakan
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra




