Istana Pertanyakan Motif di Balik Penyadapan Presiden

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku tak mengetahui tujuan dan motif mantan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan penyadapan ilegal kepada Presiden Prabowo.

"Kalau melakukan tindak penyadapan, penghilangan barang bukti elektronik, ilegal akses untuk sesuatu yang sebenarnya sudah diatur di dalam peraturan perundang-undangan kita dan ini menyangkut Kepala Negara, menyangkut pejabat-pejabat negara, nah ini kan sesuatu yang, yang ini luar biasa gitu," jelas Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda

"Jadi kita tidak, tidak mengerti juga apa yang menjadi motif dan tujuannya," sambungnya.

Prasetyo menyampaikan, banyak informasi-informasi yang sensitif apabila menyangkut seorang Kepala Negara. Prasetyo menyebut informasi tersebut berpotensi membayakan kepentingan negara maupun keselamatan pemimpin negara.

"Kalau sudah berbicara Kepala Negara, berbicara pimpinan negara di situ kan banyak informasi-informasi yang tentu sangat sensitif yang itu akan membahayakan, bisa jadi informasi sensitif tersebut membahayakan kepentingan dan kedaulatan bangsa dan negara," tuturnya.

Prasetyo menuturkan pemerintah menunggu hasil penyidikan kepolisian terkait tujuan Listyo melakukan penyadapan. Termasuk, kepada siapa hasil penyadapan tersebut diserahkan.

"Secara detail belum, ya, karena itu kan masih proses yang sekarang sedang dilakukan oleh teman-teman di Kepolisian. Nanti pada waktunya pasti akan disampaikan kepada teman-teman media dan kepada seluruh masyarakat," ujar Prasetyo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video:Trump Plin Plan Soal Iran,dari Janji Damai Hingga Ancaman Perang
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
League Cup: Bali United Hadapi Persiba dengan Persiapan Mepet, Johnny Jansen Buka Kesempatan Pemain Muda
• 17 jam lalubola.com
thumb
Luna Maya Ngamuk Digeruduk Netizen yang Bela Raffi Ahmad: Gak Paham Jelas Tapi Membully Saya
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Antisipasi Mobilisasi Massa Saat Jokowi Hadir di PN Jaktim
• 28 menit laluliputan6.com
thumb
Rupiah diprediksi melemah seiring indeks dolar dan obligasi AS naik
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.