Seorang pengendara motor berinisial V menjadi korban pemukulan di Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung, Bogor, Jawa Barat. Para pelaku mengaku sebagai santri.
"Ketika menggunakan sepeda motor hendak mengantarkan ibunya ke tempat kerja, kemudian setelah itu korban pulang lagi dengan menggunakan sepeda motor tersebut," kata Kapolsek Parung AKP Ketut Lasswarjana, Rabu (4/11/2026).
Peristiwa itu terjadi pada hari Senin, 2 November 2026 pagi. Ketika melintas, korban dicegat dan ditegur oleh tiga orang yang mengaku santri tersebut.
"Korban dicegat dan ditegur oleh oleh tiga orang yang mengaku santri supaya membawa sepeda motor tidak usah kebut-kebutan," imbuhnya.
Kemudian ketiga orang tersebut mendorong korban hingga terjatuh. Korban kemudian mengatakan bahwa sepeda motornya sempat dibanting.
"Korban didorong oleh 3 orang yang mengaku santri hingga terjatuh, setelah itu korban sempat dipukuli oleh 3 yang mengaku santri tersebut dan lalu korban mengaku sepeda motor miliknya dibanting hingga terguling," tuturnya.
"Karena korban merasa sendiri kalah jumlah korban tidak melakukan perlawanan lebih memilih untuk diam," bebernya.
Usai mengalami pemukulan tersebut, korban kemudian melaporkannya kepada polisi. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
(rdh/yld)





