JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berkomitmen menyiapkan lahan untuk membangun rumah bagi ratusan orang tua siswa Sekolah Rakyat.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, dari total 500 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sidrap, 200 di antaranya, orangtuanya belum memiliki rumah.
"Kami punya data sebaran, data sebaran orantua siswa yang memang tidak punya rumah, ada sekitar 200 orang," kata Alrif saat audiensi di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa 3 November 2026.
BACA JUGA:Tinjau Pelatihan Vokasi, Wamensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Dapat Bekal Keterampilan Kerja
Alrif pun menawarkan beberapa lahan milik Pemkab untuk digunakan membangun rumah layak huni bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat.
Ia menyebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan Kemensos dan kementerian/lembaga terkait lainnya untuk membahas lebih lanjut mengenai teknis rencana pembangunan ini.
"Kami punya beberapa tawaran tanah. Ada di dekat Sekolah Rakyat, ada di beberapa kecamatan," kata dia.
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyambut baik komitmen tersebut.
Dia mengatakan, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat program Sekolah Rakyat dapat dirasakan secara nyata dan menyeluruh.
BACA JUGA:Wamensos Minta Simalungun Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat, Target Pembangunan Awal 2027
"Kita senang kalau ada pimpinan daerah yang seperti bapak ini luar biasa, Indonesia butuh orang-orang kayak bapak ini, enggak cuma omon-omon," katanya.
Agus Jabo menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan secara komprehensif.
Upaya tersebut dilakukan melalui tiga intervensi utama, yakni menyekolahkan anak, memberdayakan orang tua, serta memperbaiki kondisi rumah keluarga penerima manfaat.
“Ini pengentasan kemiskinan secara komprehensif. Di Sekolah Rakyat itu, itu perintah pak Presiden, anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki,” ungkapnya.
BACA JUGA:Wamensos Minta Simalungun Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat, Target Pembangunan Awal 2027
- 1
- 2
- 3
- »





