Kronologi Helikopter TNI AD Bawa 8 Kru Jatuh di Seruyan, 1 Orang Tewas 2 Hilang

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
Kronologi Helikopter TNI AD Bawa 8 Kru Jatuh di Seruyan, 1 Orang Tewas 2 HilangNasional | inews | Rabu, 4 November 2026 - 16:28

JAKARTA, iNews.id – Tragedi memilukan terjadi di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Helikopter Mi-17V5 milik Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang membawa 8 petugas jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut. 

Akibat kejadian tersebut, satu kru gugur, lima orang selamat, dan dua kru lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, membenarkan peristiwa nahas yang menimpa alutsista helikopter TNI AD tersebut.

“Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang,” kata Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/11/2026). 

Donny merinci, lima kru helikopter lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis secara intensif. 

Baca Juga:Anies dan Mahfud Kompak Unggah Pertemuan: Menyambung Silaturahmi Sumber Keberkahan

“Lima orang dalam kondisi selamat dan tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama. Sementara dua kru lainnya masih dalam proses pencarian dan evakuasi di lapangan,” ujarnya.

Jatuh Saat Ambil Air Laut untuk Water Bombing

Donny menjelaskan, kejadian nahas berawal saat helikopter jenis Mi-17V5 tersebut awalnya lepas landas dari Kuala Pembuang pada pukul 09.55 WIB menuju kawasan Telaga Pulang guna menjalankan Misi Pemadaman Karhutla di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). 

Nahas, musibah terjadi saat helikopter melakukan manuver pengambilan air laut (water bombing) di perairan Desa Sungai Perlu.

“Kecelakaan terjadi saat helikopter melakukan pengambilan air laut untuk water bombing. Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja saat pelaksanaan tugas operasi pemadaman karhutla. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan tim teknis,” kata Donny. 

Saat ini, Mabes TNI AD memprioritaskan penanganan medis bagi seluruh prajurit yang selamat serta mengerahkan tim evakuasi guna mengusut lokasi jatuhnya bangkai helikopter dan menemukan dua kru yang masih hilang.

#kalteng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Richie Duta Richardo Tembus Babak Utama Korea Open 2026 Lewat Laga Ketat
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Mitigasi Risiko Migas Lepas Pantai untuk Cegah Pencemaran Lingkungan
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Aksi Ricuh Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Habib Bahar Alami Luka Akibat Lemparan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Koptu Berseragam Jenderal di Bandara Juanda, Diduga Ada Masalah Kesehatan
• 5 jam laludetik.com
thumb
Fakta Baru Kasus Mutilasi di Madiun: Lokasi Eksekusi Anak Tiri Berubah-Rencana Pembunuhan
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.