Jelang Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ini Persiapan Kedua Kubu sampai Kepolisian

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Presiden ke-7 Jokowi di kediamannya Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026). (Sumber: KOMPAS.com/Labib Zamani)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri sidang kasus tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Kamis (5/11/2026). 

Jokowi berencana hadir dalam sidang kedua terdakwa tersebut bertindak sebagai saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum (JPU). 

Jelang sidang yang akan digelar besok, berikut persiapan sejumlah pihak, dari Jokowi sendiri, kubu terdakwa, PN Jaktim, sampai kepolisian. 

Jokowi Berangkat ke Jakarta 

Jokowi bertolak dari Solo ke Jakarta pada Minggu (1/11/2026) siang untuk mendatangi sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa pada Kamis, 5 November 2026.

Selain Jokowi, ajudannya, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, pun dijadwalkan hadir untuk menjadi saksi di persidangan tersebut.  

Syarif mengatakan seluruh berkas perkara telah berada di tangan jaksa penuntut umum (JPU), sehingga Jokowi tinggal hadir di persidangan untuk memberi kesaksian.

"Seluruh dokumen, semua ada di kejaksaan. Nanti akan dihadirkan pada saat di pengadilan," kata Syarif di Solo, Minggu.

Baca Juga: Jokowi Jadi Saksi Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa Besok, PN Jaktim Terbuka untuk Umum

Persiapan Jokowi menurut Keterangan Kuasa Hukum 

Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, menyebut Jokowi tidak memerlukan persiapan khusus untuk hadir ke persidangan. 

Menurutnya, eks Wali Kota Solo itu akan berupaya menjawab setiap pertanyaan jaksa dan kuasa hukum terdakwa berdasarkan pengetahuannya. 

"Terkait persiapan, saya pikir tidak ada ya, karena yang disampaikan kan fakta yang beliau alami sendiri, jadi tidak perlu mempersiapkan berlebihan," kata Rivai dalam progam Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Selasa (3/11/2026).

"Mungkin lebih kepada mengingat tanggal, tahun, bulan, lebih kepada hafalan-hafalan yang memang harus diingat, karena ini bicara data 40 tahun yang lalu." 

Dalam kesempatan itu, ia juga kembali menekankan sang klien akan menunjukkan ijazahnya di persidangan karena sudah berjanji kepada publik, mulai dari ijazah SD, SMP, SMA, sampai S-1. 

Selain ingin menjelaskan soal perkuliahan dan ijazahnya, Rivai mengungkap Jokowi juga ingin menyampaikan ketidakadilan yang dirasakan, termasuk nama baik dan martabatnya yang terkoyak akibat tudingan ijazah palsu. 

Baca Juga: Jokowi akan Bersaksi di Sidang Roy Suryo, PN Jaktim Siapkan Pengamanan | KOMPAS MALAM

Kubu Terdakwa Akan Gali Keterangan Jokowi 

Dokter Tifa mengaku siap mencecar Jokowi dengan berbagai pertanyaan di sidang kasusnya. Ia mengaku sudah melakukan persiapan selama ratusan hari sebelumnya. 

"Jadi, kalau nanti ketemu Pak Joko Widodo, saya ingin sidang itu sampai malam," kata Tifa usai sidang kasusnya di PN Jaktim, Kamis (29/10/2026).

Tifa menegaskan pihaknya akan mencecar Jokowi bukan hanya soal jawaban yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP).

Namun, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan silang atau cross examination terhadap ratusan dokumen yang diakui didapat Jokowi selama berkuliah. 

Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji menyebut kedatangan Jokowi ke sidang kliennya merupakan momen yang tepat untuk memperjelas kasus tudingan ijazah palsu. 

Pihaknya tidak hanya akan hanya mencecar Jokowi mengenai ijazah dalam sidang kliennya, tetapi juga menekankan pada proses perkuliahan Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Pengacara itu menilai Jokowi sebagai pelapor perlu menjelaskan seluruh proses perkuliahannya di UGM untuk memberikan perspektif yang komprehensif.

"Bukan hanya ijazah akan dibuka, tetapi juga kita akan membuka dokumen-dokumen akademik lain berdasarkan barang bukti yang sudah disita dari pihak-pihak, bukan hanya dari Pak Jokowi, tetapi juga dari Universitas Gadjah Mada," katanya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga: Jokowi ke Jakarta 3 Hari Jelang Sidang Kasus Ijazah, Khozinudin Duga Mau Konsolidasi

PN Jaktim Sebut Sidang Terbuka Untuk Umum 

Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) Efendi mengungkap kesiapan pihaknya jelang penyelenggaraan sidang tersebut. Ia menyatakan sidang akan terbuka untuk umum. 

"Sidang ini kan terbuka untuk umum, jadi masuk berapanya nanti sesuai dengan kapasitas," katanya di Jaktim, Selasa (3/11/2026). 

Efendi mengatakan ruang sidang dapat menampung maksimal 80 orang. Namun, pihaknya menyiapkan televisi di luar ruang sidang untuk menyiarkan jalannya persidangan.

Efendi juga menegaskan semua kubu, termasuk masyarakat, boleh melihat persidangan. Hanya saja tetap sesuai dengan kapasitas yang tersedia. 

Ia tidak ingin berkomentar ketika ditanyai mengenai hal-hal yang akan didalami dari Jokowi yang akan dihadirkan sebagai saksi. 

Efendi menegaskan hal itu merupakan kewenangan majelis hakim yang menangani perkara. Sementara pihak pengadilan bersikap netral. 

"Tentu apa yang didakwakan, itulah yang akan dibuktikan, tentu pertanyaannya sesuai dengan dakwaan. Bagi penuntut umum tentu dia akan membuktikan dakwaannya, bagi advokat tentu akan membela kliennya, kalau pengadilan tentu bersikap netral saja," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Disebut Bakal Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy-Tifa, Kuasa Hukum: Beliau Sudah Janji

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis 

Polisi menyiapkan pengamanan tiga lapis sebagai persiapan kedatangan Jokowi ke sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa pada 5 November 2026 besok. 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan pengamanan akan disiapkan sesuai kebutuhan. 

"Jadi pengamanannya ada ring 1, ring 2, dan ring 3, di situ sesuaikan dengan eskalasi jumlah personel yang kami libatkan," katanya di Jakarta Timur, Selasa (3/11/2026). 

Ia menjelaskan, pengamanan tiga lapis yang akan dilakukan terdiri atas ring 1 di ruang sidang utama, ring 2 di area sekitar gedung pengadilan, dan ring 3 di luar lingkungan PN Jaktim. 

Alfian menambahkan, polisi juga akan mengombinasikan pengamanan secara terbuka dan tertutup. 

Antisipasi kedatangan massa dari dua kubu yang pro Jokowi ataupun pro Roy Suryo juga telah dipersiapkan. 

"Yang perlu kita antisipasi adalah massa dari dua kubu sehingga kami sudah siapkan untuk tempat parkir daripada kubu dari pihak pro Jokowi atau pro dari Roy Suryo maupun dari Dokter Tifa," kata Alfian. 

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • jokowi
  • joko widodo
  • sidang roy suryo
  • sidang dokter tifa
  • roy suryo
  • dokter tifa
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerindra Bukan Kans Kumpulkan Elite Parpol Bahas Kasus Listyo Sigit Cs Sadap Presiden
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Isi Kursi KSP yang Ditinggalkan Listyo Sigit
• 8 jam lalucumicumi.com
thumb
Helikopter Mi-17 TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Tanjung Puting, 1 Kru Meninggal | BERUT
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Juara WBA Munguia perkuat statusnya sebagai penguasa super menengah
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Buka KDMK Angkatan III di Unsri, Wamendagri Bima Ungkap 3 Kunci Kades Sukses Memimpin
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.