Jakarta, VIVA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani deklarasi yang menyatakan tata surya dan seluruh wilayah antariksa di luar Bumi milik seluruh umat manusia, dan terbuka untuk dieksplorasi, dikembangkan, dan dimanfaatkan.
"MAKA, OLEH KARENA ITU, SAYA, DONALD J. TRUMP, Presiden Amerika Serikat, berdasarkan wewenang yang diberikan kepada saya oleh Konstitusi dan undang-undang AS, dengan ini menyatakan tata surya dan seluruh wilayah antariksa di luar Bumi merupakan ranah seluruh umat manusia," kata Trump.
"(Tata surya ini) terbuka untuk dieksplorasi, dikembangkan, dimanfaatkan, dan untuk dibangun kehadiran permanen oleh warga negara Amerika, sesuai hukum AS dan kewajiban internasional negara tersebut," kata Trump lebih lanjut dalam deklarasi yang dipublikasikan Gedung Putih pada Selasa.
Trump menegaskan bahwa AS akan memimpin upaya ambisius tersebut.
"Yang terpenting, kami berjanji membawa nilai-nilai luhur kami, yakni keimanan dan kebebasan, ke mana pun kami menjelajah, sehingga kebebasan dapat terus bergema di antara bintang-bintang dan seterusnya," imbuhnya.
Trump juga mengingatkan rencana AS untuk kembali mendaratkan astronaut di Bulan paling lambat pada 2028.
Misi tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pembentukan kehadiran permanen Amerika di Bulan sekaligus mempercepat terwujudnya momen ketika seorang warga Amerika menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di hamparan bukit pasir merah di Mars. (Ant)





