JAKARTA — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi di lingkungan kementeriannya oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/11/2026). Pemeriksaan ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara ajudan dan awak media saat Nusron keluar dari gedung KPK.
Pantauan di lokasi, Nusron terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 14.47 WIB dengan mengenakan kemeja cokelat yang dibalut jaket dan berpeci hitam. Dalam kesempatan tersebut, Nusron tampak didampingi tiga orang ajudannya yang mengenakan kemeja seragam.
Setelah sempat memberikan sedikit keterangan kepada awak media, suasana mendadak ricuh akibat aksi saling dorong. Hal itu bermula saat salah satu ajudannya diduga mencoba menghalangi awak media yang tengah meminta pernyataan lanjutan seusai pemeriksaan oleh tim penyidik Lembaga Antirasuah tersebut.
Setelah insiden itu, Nusron memilih bungkam dari sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media hingga meninggalkan lokasi.
Diketahui, Nusron sebelumnya sempat dua kali mangkir dari panggilan tim penyidik. Pemanggilan pertama dijadwalkan pada Rabu (7/10/2026), namun Nusron berhalangan hadir karena ada agenda internal kementerian.
Penjadwalan ulang kemudian ditentukan pada Kamis (15/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Nusron kembali absen lantaran harus melakukan perjalanan dinas ke Malaysia.
(Rahman Asmardika)




