3 Jenderal Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Menko Polkam Pastikan Keamanan Kondusif

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita
3 Jenderal Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Menko Polkam Pastikan Keamanan KondusifNasional | okezone | Kamis, 5 November 2026 - 00:05Dengarkan Berita

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional (kamtibmas) tetap aman dan terkendali. Pernyataan ini disampaikan menyusul penetapan tiga jenderal polisi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan presiden.

Dudung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, sekaligus terus menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

"Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir," kata Dudung dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar. Kondisi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan.

Baca Juga:Pidato Nasution saat Pemakaman Pahlawan Revolusi di HUT TNI: Fitnah PKI Lebih Kejam dari Pembunuhan!

"Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi," sambungnya.

Mengenai kasus penyadapan tersebut, ia memastikan proses penanganannya akan dilakukan secara profesional, transparan, dan adil.

"Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan," tegasnya.

Di sisi lain, Dudung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi berbagai perkembangan secara bijaksana serta mengedepankan persatuan dan kebersamaan demi menjaga situasi nasional tetap aman dan damai.

"Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif," pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jokowi Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Ini Jalan yang Bakal Ditutup
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Tangis Keluarga Pecah saat Jenazah 2 Korban Mutilasi Madiun Diserahkan
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Istana Belum Ketahui Isi Percakapan yang Disadap dari Prabowo dan Pejabat Negara
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bantah Ada Eks Penyidik Terlibat Kasus Penyadapan, KPK Pastikan Penyadapan Sesuai Prosedur
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ekuitas Minus Rp144 Miliar, Saham CBRE ARB 10 Persen Beruntun usai Masuk Papan Pemantauan Khusus
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.