Gelar Simposium Reforma Agraria, NasDem Ingin Hadirkan Tanah Buat Rakyat

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Partai NasDem di kantor partai mereka, Jakarta Pusat, Rabu (4/11) ini menggelar Simposium Reforma Agraria yang menjadi rangkaian forum parpol berkelir biru itu menyambut peringatan HUT ke-15.

Persoalan penyelesaian konflik pertanahan dan kepastian hukum menjadi sorotan dalam simposium yang mengangkat tema Memperkuat Reforma Agraria untuk Keadilan Sosial, Kepastian Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat itu.

BACA JUGA: Perkuat Karakter Kader, NasDem Gelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta

Ketua Komisi II DPR RI dari fraksi NasDem Rifqinizamy Karsayuda mengatakan agenda eforma agraria harus mampu menghadirkan tanah bagi rakyat dan tak boleh berhenti dalam tataran gagasan.

“Kami tidak berpuas diri dengan ide reforma agraria,” ujar dia dalam acara, Rabu.

BACA JUGA: Elektabilitas Anies Konsisten di 3 Besar, NasDem Siap Mengusung?

Dia berharap momentum lahirnya regulasi baru dan pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) bisa menjadi ruang membangun diskursus demi kepentingan bangsa.

"Kami ingin menghadirkan tanah untuk rakyat, tanah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," kata Rifqi sapaan Rifqinizamy Karsayuda. 

BACA JUGA: Rudal NasDem Minta Aktor Intelektual di Balik Penyadapan Presiden Diusut

Sementara itu, Wakil Ketua Pokja Regulasi dan Blueprint BRAN Mohamad Sinal menyampaikan sejumlah masukan penting terkait penguatan kelembagaan pihaknya.

Dia menyebutkan satu aspirasi yang mengemuka dalam simposium ialah agar keputusan BRAN berkekuatan final dan mengikat.

Sinal yang hadir mewakili Kepala BRAN Dedi Prasetyo menilai keputusan mengikat diharapkan mampu membantu menyelesaikan konflik agraria yang selama ini berlarut-larut.

Namun, dia menuturkan BRAN tidak dimaksudkan mengambil alih kewenangan kementerian atau lembaga lain, melainkan memperkuat kolaborasi.

“BRAN ini bukan mengambil alih wewenang dari kementerian atau lembaga-lembaga terkait, justru BRAN ini nanti akan berkolaborasi dengan beberapa kementerian dan lembaga terkait,” kata Sinal.

Dukungan terhadap penguatan reforma agraria juga disampaikan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan. 

Dia mengapresiasi inisiatif Partai NasDem yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas masa depan reforma agraria.

"Keberhasilan BRAN membutuhkan dukungan bersama, tidak hanya dari Kementerian ATR/BPN, tetapi juga partai politik, komunitas masyarakat, LSM, dan berbagai elemen lainnya", ujar Ossy.

Simposium ini turut menghadirkan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Roni Septian Maulana, Menteri ATR/Kepala BPN periode 2016–2022 Dr. Sofyan Abdul Djalil, serta Nur Amalia dari Petani NasDem. 

Diskusi publik dalam simposium dipandu Muchtar Luthfi A. Mutty, mantan Bupati Luwu Utara dua periode.

Partai NasDem melalui simposium ini mendorong penguatan kelembagaan, penyelesaian konflik pertanahan, dan kolaborasi lintas sektor agar reforma agraria benar-benar menghadirkan keadilan sosial, kepastian hukum, serta kesejahteraan bagi masyarakat. (ast/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP Gantikan Listyo Usai Tersangka Penyadapan Presiden
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
RI Sudah Memulai Tambang Logam Tanah Jarang, Ini Lokasinya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
SBY Ungkap Keresahan di Tengah Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Ngaku Khawatir ke Rakyat
• 8 jam laludisway.id
thumb
Orang Indonesia Ganti Motor Tiap 4-5 Tahun, Penjualan Terus Tumbuh
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Malaysia hingga Australia, Ini Catatan Remontada Persib di ACL 2
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.