Polisi telah mengungkap kasus pembunuhan Donna Nuzulul Aditya (29) yang jasadnya ditemukan terborgol di gedung SPPG Kendal, Jawa Tengah. Pelaku yang berjumlah lima orang ternyata merupakan komunitas anak punk.
"Jadi kelima tersangka ini merupakan komunitas anak punk, yakni FW, Su, Ab, Su dan AF. Salah satu tersangka ini yakni Supri sudah lama mengenal korban," kata Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy dilansir detikJateng, Kamis (5/11/2026).
Dalam pemeriksaan, motif pembunuhan ini diketahui karena dipicu sakit hati salah satu pelaku. Ratna mengatakan pelaku tersebut sakit hati karena korban pernah menduduki kepalanya.
"Motifnya itu dendam atau sakit hati. Salah satu tersangka, Fitra, pernah kepalanya diduduki oleh korban. Itu dari keterangan kelima tersangka saat diperiksa," kata Ratna.
Pembunuhan itu terjadi di sebuah rumah kosong di jalan Pantura Lingkar Kaliwungu, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal, pada 27 September lalu. Rumah kosong dua lantai itu sedianya akan dimanfaatkan untuk gedung SPPG.
Kelima pelaku itu adalah Fitra Wijayanto, Abdallah alias Bombom, Sunenti, Supri alias Cemong, dan Adit Fikri Saputra alias Boncel. Mereka anggota komunitas punk.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/aik)





