Massa Pendukung Jokowi dan Roy Suryo & Dokter Tifa, Lebih Banyak Mana?

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo dan Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada hari ini, Kamis 5 November 2026.

Massa dari dua kubu, yakni pendukung Jokowi dan kelompok pro Roy Suryo, diperkirakan akan berada di sekitar PN Jaktim.

BACA JUGA: Jokowi Akan Hadir di PN Jaktim, Masyarakat Perlu Tahu Pengalihan Arus Lalu Lintas

Menyikapi kondisi tersebut, sebanyak 1.200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya persidangan.

"Dari pihak keamanan, kami menyiapkan sekitar 1.200 personel untuk mengamankan kawasan PN Jakarta Timur selama jalannya persidangan," kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Jokowi Akan Bersaksi di Sidang Roy, 1.200 Personel Gabungan Amankan PN Jaktim

Unsur gabungan tersebut terdiri dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur.

Menurut Andre, pengerahan personel gabungan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama berlangsungnya persidangan.

BACA JUGA: Karena Jokowi Anak Buah Jenderal Suyudi Harus Begini

Apalagi, kehadiran Jokowi diperkirakan menarik perhatian masyarakat, termasuk massa dari dua kelompok yang memiliki pandangan berbeda.

Kedua kelompok tersebut, yakni pendukung Jokowi dari organisasi Projo serta kelompok Roy Suryo dan kawan-kawan, diperkirakan turut hadir di sekitar lokasi persidangan

"Karena hari ini akan ada massa dua kubu baik dari Projo dan kubu Roy Suryo cs, jadi estimasi massa cukup banyak," ujar Andre.

Dia berharap, persiapan pengamanan ini dapat memberikan keamanan dan ketertiban seluruh rangkaian persidangan.

Selain itu, pengamanan tidak hanya difokuskan pada area gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk aktivitas masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan tersebut.

Pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat sekitar, terutama warga Perumahan Eramas 2000, untuk ikut menjaga situasi tetap aman selama pelaksanaan persidangan.

"Kami mohon doa dan kerja samanya kepada warga sekitar, khususnya Eramas 2000, agar kegiatan sidang berjalan aman, lancar, dan kondusif," ucap Andre.

Selain menyiapkan personel pengamanan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan, termasuk jumlah masyarakat yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan jalannya persidangan.

Andre menyebutkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan bersifat situasional sehingga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi keamanan dan arus kendaraan di sekitar lokasi. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyadapan Beneficial


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamentan Dorong Hilirisasi Perkebunan, Targetkan 90 Persen Ekspor Produk Olahan dan Perkuat Bioenergi
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Diversifikasi Aset Jadi Pilihan, Prudential Indonesia Tawarkan PRUProsper, Asuransi Berbasis USD 
• 23 menit lalumedcom.id
thumb
Bertemu Kementerian Ekraf, Kemenhaj Jajaki Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
• 38 menit laluidxchannel.com
thumb
Satgas PKH bakal Ambil Alih Kawasan Hutan yang Dikuasi Ilegal
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Barcelona Perpanjang Kontrak Raphinha hingga 2030
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.