JAKARTA - Terdakwa kasus tudingan ijazah palsu, Roy Suryo menyiapkan lebih dari 500 pertanyaan untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Pada persidangan kali ini, Jokowi hadir sebagai saksi.
"Kami sudah menyiapkan 500 pertanyaan lebih, tetapi tentu tidak semua pertanyaan tersebut bisa kita sampaikan. Tetapi kami meminta waktu yang sebaik-baiknya dan seluas-luasnya," ujar kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, saat menyampaikan pernyataan pembuka dalam sidang lanjutan yang digelar di PN Jaktim, Kamis (5/11/2026).
Refly mengungkapkan, pihaknya akan menggali bukan hanya terkait dakwaan yang sudah didakwakan kepada terdakwa. Namun, juga hal lain yang relevan, yaitu menyangkut keaslian ijazah. Sejumlah hal yang ingin ditanyakan kepada Jokowi, misalnya soal laporan polisi dan pasal-pasal dakwaan. Kemudian, soal berita acara pemeriksaan (BAP) hingga riwayat hidup Jokowi.
"Berikutnya kami juga akan bicara tentang riwayat pendidikan, di mana kita tahu bahwa riwayat pendidikan inilah yang kemudian banyak dipersoalkan. Dan last but not least, terakhir kami akan mempermasalahkan tentang ijazah fisik itu sendiri versus ijazah yang di-upload di internal," ucap Refly.
Refly pun mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas persidangan. "Kita saling menjaga martabat sidang ini. Dan kami mohon waktu yang seluas-luasnya untuk menyampaikan pertanyaan tersebut dan mohon kita tidak saling mengganggu dalam persidangan nanti selanjutnya," pungkasnya.
#nasional




