Heboh Jaecoo J5 EV Patah As Roda, Pabrikan Ungkap Kronologi Kejadian

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Heboh beredarnya sebuah video kondisi Jaecoo J5 EV di media sosial yang mengalami kerusakan pada bagian roda kanan depan memancing Jaecoo Indonesia memberikan klarifikasi. Dalam keterangan resminya pada media di Jakarta, Kamis (5/10) Jaecoo Indonesia menyatakan tidak menemukan indikasi cacat produk pada mobil listrik tersebut. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang mengalami insiden hingga menyebabkan roda depan kanannya terlepas.

"Hasil pemeriksaan tidak menemukan indikasi bahwa cacat produk menyebabkan insiden tersebut," demikian pernyataan resmi Jaecoo Indonesia.

Baca Juga :
Malaysia Waspadai Intel Israel di Negara Tetangga, Anwar Ibrahim Wanti-wanti Soal Ini
Hampir Semua Warga Kampung Ini Punya Yamaha F1ZR

Disebutkan endaraan terlebih dahulu mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan sebelum roda depan terlepas. Benturan keras lah yang membuat terlepasnya roda, bukan penyebab terjadinya kecelakaan.

"Kendaraan mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan sebelum roda depan terlepas. Terlepasnya roda tersebut merupakan akibat dari benturan, bukan penyebab terjadinya insiden," bunyi pernyataan tersebut.

Tak hanya roda, bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan juga mengalami kerusakan. Rangkaian kejadian itu disebut sesuai dengan keterangan pemilik kendaraan.

Jaecoo Indonesia sekaligus mengklarifikasi informasi mengenai bagian roda yang terdampak. Perusahaan menegaskan bahwa roda yang terlepas merupakan roda depan, bukan roda belakang sebagaimana disebutkan dalam sejumlah pemberitaan yang beredar.

Insiden tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video kondisi Jaecoo J5 EV beredar di media sosial pada Rabu (4/11). Dalam video singkat tersebut, SUV listrik itu terlihat mengalami kerusakan pada bagian roda kanan depan.

Tak hanya di Indonesia, saudaranya Jaecoo J5 EV, yakni Omoda 5 mengalami patah as roda di Malaysia. Insiden as roda pada SUV tersebut terulang setelah pertama kali terjadi pada 2024. Akibatnya, pendaftaran baru mobil Omoda 5 dihentikan sementara oleh otoritas setempat.

Saat ini, kendaraan tersebut sedang menjalani proses perbaikan. Tim Aftersales Jaecoo Indonesia tengah mengoordinasikan tindak lanjut yang diperlukan dan memprioritaskan ketersediaan suku cadang untuk mendukung kelancaran proses perbaikan.

Perusahaan menyatakan telah berkomunikasi secara langsung dengan pemilik kendaraan dan memberikan dukungan layanan purnajual (aftersales). Jaecoo Indonesia juga berkomitmen untuk terus mendampingi pemilik kendaraan serta menyampaikan perkembangan proses perbaikan.

Baca Juga :
Negara-Negara Ramai Siapkan Stok Pangan Darurat, Malaysia Minta Warganya Tak Borong Makanan
Kemkomdigi Jelaskan Aturan Penindakan Disinformasi, Kritik Masyarakat Tetap Dilindungi
Ditegur karena Minum di MRT, Pria Ini Malah Cekcok dengan Satpam hingga Berujung Viral

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Puji Listyo Sigit Kapolri Terbaik Sepanjang Masa, Begini Pembelaan Habiburokhman
• 54 menit lalurctiplus.com
thumb
DKP Gorontalo Dorong Pariwisata Pesisir Libatkan Masyarakat Lokal
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jokowi Blak-blakan Soal Jurusan Kuliahnya di UGM
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Menperin Pamer PMI Manufaktur RI Oktober 2026 di Level 54, Lampaui Jepang-Cina
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Ekonom Proyeksi Ekonomi RI Kuartal III 2026 Melambat, Daya Beli Jadi Sorotan
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.