Jakarta, VIVA - Heboh beredarnya sebuah video kondisi Jaecoo J5 EV di media sosial yang mengalami kerusakan pada bagian roda kanan depan memancing Jaecoo Indonesia memberikan klarifikasi. Dalam keterangan resminya pada media di Jakarta, Kamis (5/10) Jaecoo Indonesia menyatakan tidak menemukan indikasi cacat produk pada mobil listrik tersebut. Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang mengalami insiden hingga menyebabkan roda depan kanannya terlepas.
"Hasil pemeriksaan tidak menemukan indikasi bahwa cacat produk menyebabkan insiden tersebut," demikian pernyataan resmi Jaecoo Indonesia.
Disebutkan endaraan terlebih dahulu mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan sebelum roda depan terlepas. Benturan keras lah yang membuat terlepasnya roda, bukan penyebab terjadinya kecelakaan.
"Kendaraan mengalami benturan dengan trotoar dan pagar pembatas jalan sebelum roda depan terlepas. Terlepasnya roda tersebut merupakan akibat dari benturan, bukan penyebab terjadinya insiden," bunyi pernyataan tersebut.
Tak hanya roda, bumper depan kanan, fender depan kanan, dan pintu depan kanan juga mengalami kerusakan. Rangkaian kejadian itu disebut sesuai dengan keterangan pemilik kendaraan.
Jaecoo Indonesia sekaligus mengklarifikasi informasi mengenai bagian roda yang terdampak. Perusahaan menegaskan bahwa roda yang terlepas merupakan roda depan, bukan roda belakang sebagaimana disebutkan dalam sejumlah pemberitaan yang beredar.
Insiden tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video kondisi Jaecoo J5 EV beredar di media sosial pada Rabu (4/11). Dalam video singkat tersebut, SUV listrik itu terlihat mengalami kerusakan pada bagian roda kanan depan.
Tak hanya di Indonesia, saudaranya Jaecoo J5 EV, yakni Omoda 5 mengalami patah as roda di Malaysia. Insiden as roda pada SUV tersebut terulang setelah pertama kali terjadi pada 2024. Akibatnya, pendaftaran baru mobil Omoda 5 dihentikan sementara oleh otoritas setempat.
Saat ini, kendaraan tersebut sedang menjalani proses perbaikan. Tim Aftersales Jaecoo Indonesia tengah mengoordinasikan tindak lanjut yang diperlukan dan memprioritaskan ketersediaan suku cadang untuk mendukung kelancaran proses perbaikan.
Perusahaan menyatakan telah berkomunikasi secara langsung dengan pemilik kendaraan dan memberikan dukungan layanan purnajual (aftersales). Jaecoo Indonesia juga berkomitmen untuk terus mendampingi pemilik kendaraan serta menyampaikan perkembangan proses perbaikan.





