Octofest 2026: Ukiran Jepara Tembus Pasar Global

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pameran furnitur dan seni ukir Octofest 2026 yang digelar di Desa Mulyoharjo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sukses menarik minat pasar internasional. Ajang promosi dan pameran kerajinan kayu yang berlangsung sejak 31 Oktober hingga 5 November 2026 ini tercatat telah dikunjungi oleh 15 duta besar dari berbagai negara sahabat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menyebut kehadiran belasan utusan negara asing tersebut menjadi sinyal positif bagi kebangkitan industri mebel lokal.

"Alhamdulillah Octofest, yang merupakan pameran mebel ketiga ini, berjalan lancar. Kehadiran 15 duta besar ini diharapkan mampu menggerakkan dan meningkatkan perekonomian, khususnya di kawasan sentra ukir Mulyoharjo dan umumnya di Kabupaten Jepara," ujar Anjar, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Kamis 5 November 2026.
 

Baca Juga :

Tinjau Revitalisasi Sekolah di Jepara, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Mutu Belajar


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan setiap pergerakan ekonomi dan promosi daerah harus berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga dan para perajin.

Apresiasi tinggi terhadap kualitas furnitur lokal datang langsung dari Duta Besar Rumania untuk Indonesia, Andrian Balanescu. Ia menilai ukiran khas Jepara, khususnya yang berbahan baku kayu jati, memiliki nilai seni tinggi dan prospek menjanjikan untuk menembus pasar Eropa Timur, termasuk untuk kebutuhan desain interior dan taman.

"Saya sangat terkesan dengan berbagai karya ukiran kayu yang dipamerkan. Namun, hal yang paling mengesankan adalah bakat luar biasa dari orang-orang di balik karya tersebut, terutama melihat banyak anak muda yang masih terus belajar mengukir kayu secara manual. Saya melihat Rumania bisa menjadi pasar yang sangat potensial bagi produk ukiran kayu Indonesia, khususnya Jepara," ungkap Balanescu.

Selain membidik perluasan pasar mancanegara, Octofest 2026 juga menjadi magnet bagi wisatawan domestik yang ingin berburu produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ayu Wandira, salah satu pengunjung pameran, mengaku sengaja datang untuk menikmati keunikan seni ukir lokal sekaligus mencari produk kriya dan kuliner khas Jepara.

Melalui penyelenggaraan pameran tahunan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap industri seni ukir warisan leluhur dapat terus beradaptasi, mendunia, dan menjaga roda ekonomi para perajin tetap berputar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerindra, Penasihat Kapolri & Julius Ibrani soal Listyo & 2 Jenderal Sadap Prabowo, Siapa Dalangnya?
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Jokowi Heran Dituding Pakai Foto Bocah 8 Tahun di Ijazahnya
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Kaltim Tak Lanjutkan Usulan Karhutla Bencana Nasional, Ini Alasannya
• 3 jam laludetik.com
thumb
Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng, 1 Penumpang Meninggal
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Penampilan Demian Usai Cerai dari Sara Wijayanto Disorot, Tubuh Makin Kurus sampai Curhat Soal Stres
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.