PT Andalan Artha Primanusa Tbk. (ANDA), calon emiten di sektor jasa penunjang pertambangan, resmi memulai penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan menargetkan dana maksimal Rp316,76 miliar dari aksi korporasi tersebut.
Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan Kamis (5/11/2026), ANDA menawarkan maksimal 1,67 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp10 per saham. Jumlah itu setara dengan 25,10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Pada masa penawaran awal (bookbuilding), harga saham ditetapkan dalam rentang Rp158–Rp189 per saham. Dengan demikian, dana yang berpotensi dihimpun mencapai Rp264,8 miliar hingga Rp316,76 miliar.
Selain saham, ANDA juga menawarkan maksimal 239,42 juta Waran Seri I secara cuma-cuma. Setiap pemegang tujuh saham baru berhak memperoleh satu waran, dengan harga pelaksanaan Rp695 per saham. Jika seluruh waran dieksekusi, perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana hingga Rp166,4 miliar.
Dana bersih hasil IPO akan digunakan untuk melunasi pinjaman perbankan dan memenuhi kebutuhan modal kerja. Sekitar 34,94% dialokasikan untuk pembayaran utang, sedangkan 65,06% sisanya untuk operasional.
Untuk pelunasan pinjaman, ANDA menyiapkan sekitar Rp65 miliar guna membayar sisa pokok kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Selain itu, sekitar Rp42 miliar akan digunakan untuk membayar sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Adapun dana untuk modal kerja akan digunakan membeli kebutuhan operasional, seperti suku cadang alat berat, pelumas, ban truk dan alat berat, serta bahan bakar. Perseroan juga akan menggunakannya untuk membayar upah dan tunjangan tenaga kerja lapangan.
Dalam IPO ini, ANDA menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (sole underwriter).
Baca Juga: Pasar Saham Lesu, Pramono Pastikan Bank Jakarta dan PAM Jaya Tetap IPO 2027
Baca Juga: BEI Gandeng Surveyor Indonesia, Calon Emiten Bakal Diperkuat Sebelum IPO
Baca Juga: 23 UKM Berpotensi IPO pada 2027
Jadwal IPO ANDABerdasarkan prospektus ringkas, berikut indikasi jadwal pelaksanaan IPO ANDA:
- Masa penawaran awal (bookbuilding): 5–11 November 2026.
- Masa penawaran umum: 24–27 November 2026.
- Tanggal penjatahan: 27 November 2026.
- Pengembalian uang pemesanan: 30 November 2026.
- Distribusi saham dan waran secara elektronik: 30 November 2026.
- Pencatatan saham dan waran di BEI: 1 Desember 2026.
- Awal pelaksanaan Waran Seri I: 1 Juni 2027.
- Akhir pelaksanaan Waran Seri I: 1 Desember 2028.
Dengan dimulainya masa bookbuilding, calon investor dapat mencermati rentang harga penawaran, penggunaan dana, serta prospek bisnis perseroan sebelum mengambil keputusan investasi.





