Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mematangkan persiapan akhir lomba cipta menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan melibatkan 177 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan total hadiah mencapai Rp60 juta.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan variasi menu makanan bergizi bagi para penerima manfaat program MBG.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan perlombaan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap program MBG yang dicanangkan pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Pathul saat menghadiri rapat finalisasi persiapan lomba cipta menu MBG di Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis.
"Ini memberikan rasa senang di hati anak-anak kita. Setelah kita tidak ada, anak-anak kita menjadi generasi penerus," ujar Pathul.
Bupati Lombok Tengah Dorong Peningkatan Kualitas Gizi AnakPathul menjelaskan bahwa penyelenggaraan lomba cipta menu MBG tidak sekadar menjadi ajang kreativitas memasak, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, penyediaan makanan bergizi yang berkualitas menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memandang peningkatan kualitas makanan dalam program MBG sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat untuk mempersiapkan generasi yang lebih berkualitas.
"Tujuan kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan SDM," tegas Pathul.
Melalui perlombaan tersebut, pemerintah daerah berharap menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat semakin beragam, menarik, dan mampu memberikan rasa senang kepada anak-anak.
Sebanyak 177 SPPG dan 1.000 Penerima Manfaat DilibatkanAsisten II Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Rinjani, menjelaskan bahwa lomba cipta menu MBG akan diikuti sebanyak 177 SPPG yang tersebar di wilayah Lombok Tengah.
Seluruh peserta dijadwalkan mengikuti perlombaan pada Sabtu, 7 November 2026, mulai pukul 07.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).
Selain melibatkan ratusan SPPG, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan sekitar 1.000 penerima manfaat program MBG.
Keterlibatan para penerima manfaat menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pelayanan makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.
Untuk mendukung proses penilaian, panitia telah menyiapkan sebanyak 28 juri yang berasal dari Politeknik Pariwisata (Poltekpar) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Para juri tersebut akan dilibatkan dalam penilaian hasil kreasi menu makanan yang disiapkan oleh masing-masing peserta.
Peserta Diberi Waktu 90 Menit, Panitia Siapkan Hadiah Rp60 JutaDalam pelaksanaan lomba, setiap peserta diberikan waktu selama 90 menit untuk mengolah dan memasak menu utama menggunakan bahan pangan yang telah ditentukan panitia.
Bahan utama yang digunakan meliputi telur, ikan, daging sapi, dan ayam yang dapat dikreasikan menjadi berbagai pilihan hidangan bergizi.
"Peserta diberi waktu 90 menit untuk memasak menu utama berbahan telur, ikan, daging sapi, dan ayam. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp60 juta," jelas Lalu Rinjani.
Total hadiah sebesar Rp60 juta tersebut disiapkan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang mengikuti perlombaan.
Melalui kegiatan ini, seluruh SPPG diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah bahan pangan menjadi menu makanan yang lebih bervariasi.
Kreativitas penyajian juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik makanan bagi anak-anak yang menjadi penerima manfaat program MBG.
Pemkab Lombok Tengah Targetkan Peningkatan Mutu Menu MBGPemerintah Kabupaten Lombok Tengah menegaskan bahwa lomba cipta menu MBG merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Selain mendorong inovasi pengolahan makanan, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkaya pilihan menu yang dapat disajikan oleh SPPG kepada para penerima manfaat.
Lalu Rinjani menegaskan bahwa penyelenggaraan lomba tersebut sejalan dengan tujuan pemerintah pusat dalam meningkatkan mutu pelaksanaan program MBG.
"Ini untuk peningkatan kualitas menu program MBG yang dicanangkan pemerintah pusat," ungkapnya.
Pemerintah daerah berharap hasil perlombaan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas menu makanan bergizi yang disajikan dalam pelaksanaan program MBG di Lombok Tengah.
Dengan melibatkan 177 SPPG, sekitar 1.000 penerima manfaat, dan 28 juri, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Lombok Tengah dalam memperkuat pelaksanaan program MBG sekaligus mendorong inovasi penyajian makanan bagi generasi penerus bangsa.




