HARIAN.FAJAR.CO.ID, PINRANG – Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menyiapkan penghargaan khusus bagi Usman Marham atas keberhasilannya memimpin Golkar Pinrang sekaligus mempersiapkan regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
IAS menilai bahwa Usman tidak hanya berhasil meningkatkan kekuatan elektoral Golkar selama memimpin DPD Golkar Pinrang periode 2021–2026, tetapi juga menunjukkan kedewasaan berorganisasi dengan memberikan ruang kepada generasi penerus.
Menurut IAS, sikap Usman yang secara sukarela tidak mempertahankan jabatan ketua untuk periode berikutnya merupakan teladan kepemimpinan yang patut diapresiasi.
“DPD I akan memberikan penghargaan khusus selaku Ketua DPD II yang mampu memberikan sebuah gambaran kepemimpinan seperti ini. Ini menjadi salah satu hal yang sangat luar biasa kita rasakan hari ini,” kata IAS dalam Musda XI Golkar Pinrang pada Selasa, 3 November 2026.
IAS mengungkapkan bahwa keinginan Usman untuk tidak kembali memimpin Golkar Pinrang telah disampaikan sekitar dua bulan sebelum pelaksanaan Musda.
Saat itu, Usman menyatakan keinginannya menyerahkan kepemimpinan kepada generasi muda yang dinilai sebagai bentuk regenerasi kader di Golkar.
Bagi IAS, keputusan tersebut mencerminkan ketulusan seorang pemimpin dalam membesarkan organisasi.
Sebab, tidak banyak pimpinan partai politik yang bersedia memberikan kesempatan kepada kader penerus tanpa harus melalui tarik-menarik kepentingan.
Wali kota Makassar dua periode itu menilai bahwa keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari kemampuan mempertahankan kekuasaan, tetapi juga dari kesanggupan mempersiapkan pemimpin berikutnya.
“Beliau mampu mempersiapkan kaderisasi yang betul-betul mampu mempersiapkan regenerasinya dalam rangka kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Pinrang,” ujarnya.
Selain keberhasilan regenerasi, IAS juga mengapresiasi capaian elektoral Golkar Pinrang selama kepemimpinan Usman.
Salah satu indikatornya terlihat dari peningkatan perolehan kursi Golkar di DPRD Pinrang pada Pemilu 2024. Dari sebelumnya lima kursi, Golkar berhasil meningkatkan perolehan menjadi enam kursi.
“Beliau mampu mengelola organisasi dengan optimal dan itu terbukti dari perolehan hasil Pemilu 2024. Dari lima kursi menjadi enam kursi, ada peningkatan satu kursi,” kata IAS.
IAS juga mengapresiasi pelaksanaan Musda XI Golkar Pinrang yang mampu menghadirkan banyak kader dari berbagai tingkatan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan dan konsolidasi organisasi selama kepemimpinan Usman.
Bahkan, IAS meminta agar pemberian penghargaan kepada kader senior yang telah berjasa membangun partai menjadi tradisi dalam setiap pelaksanaan Musda Golkar di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, penghormatan terhadap kader senior penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan pengalaman mereka tetap menjadi bagian dari kekuatan partai.
“Memberikan penghargaan kepada para senior adalah sebuah ungkapan rasa terima kasih. Ini harus menjadi role model bagi DPD Golkar kabupaten/kota lainnya,” tegasnya.
IAS juga mempercayakan Usman menjadi salah satu formatur dalam penyusunan kepengurusan Golkar Pinrang periode 2026–2031.
Pengalaman Usman dinilai penting untuk membantu menentukan figur yang tepat mendampingi kepemimpinan baru.
Sementara itu, Musda XI Golkar Pinrang menetapkan Hastan Mattanete sebagai penerus kepemimpinan Usman untuk periode 2026–2031. Hastan menjadi satu-satunya bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran.
IAS berharap kepemimpinan baru mampu mempertahankan fondasi organisasi yang telah dibangun sekaligus memperbesar kekuatan elektoral Golkar Pinrang menuju Pemilu 2029.
Ia menargetkan perolehan kursi Golkar di DPRD Pinrang meningkat 50 persen, dari enam kursi saat ini menjadi sembilan kursi.
“Golkar tidak perlu berteriak menang, tetapi kita ingin menambah kursi secara maksimal. Karena itu, teriakannya selalu Golkar tambah kursi,” ujarnya.
Bagi IAS, regenerasi kepemimpinan, konsolidasi organisasi, dan peningkatan perolehan kursi merupakan agenda yang harus berjalan beriringan untuk memperkuat posisi politik Golkar Pinrang ke depan.(ams)





