Klaim Jadi Korban Penyadapan Listyo Dkk, Cak Imin: Kurang Ajar Itu  

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku menjadi salah satu korban penyadapan yang dilakukan oleh sejumlah jenderal polisi. Hal itu disampaikan Cak Imin ketika memberikan sambutan saat pelantikan DPN Gerbang Tani di Kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Menurut dia, penyadapan yang dilakukan kepada Presiden Prabowo Subianto itu juga dialami olehnya. Aksi yang dilakukan kepad Presiden, pejabat negara, tokoh politik, media, LSM, dan pengusaha, itu dinilai sebagai tindakan yang kurang ajar.

"Ya, kita terus terang ya, itu kurang ajar lah yang menyadap itu, gitu. Itu kurang ajar betul. Lebih kurang ajar lagi, saya termasuk yang disadap. Itu sangat kurang ajar itu, sangat kurang ajar," kata dia, Kamis malam.

Sambil berkelakar, Cak Imin mengeklaim sudah tahu bahwa dirinya disadap sehak 30 tahun lalu. Namun, selama itu pula ia tidak bisa bertindak apa-apa, lantaran tidak punya bukti untuk menangkap pelakunya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Untung Pak Prabowo bisa membantu. Ya, Pak Prabowo bisa nangkap penyadap, sekaligus nangkap yang nyadap saya. Enaknya koalisi sama Pak Prabowo ya begitu itu. Jadi, jadi barokahnya, barokahnya ikut Pak Prabowo di situ," ujar dia.

Cak Imin juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto atas pengungkapan kasus penyadapan tersebut. Terlebih, kasus itu diduga dilakukan oleh polisi berpangkat jenderal berinisial LSP, yang merujuk kepada mantan Kapolri sekaligus Kepala Kantor Staf Presiden Listyo Sigit Prabowo.

"Salut untuk Kapolri, hormat untuk Kapolri, kerjanya luar biasa. Kapolri menyelamatkan marwah pemimpin kita. Kapolri telah memberikan kontribusi nyata penataan, penataan semua kehidupan politik kita supaya lebih sehat," ujar dia.

Sebelumnya, aparat kepolisian telah menetapkan tiga orang tersangka terkait penyadapan yang dilakukan kepada presiden, pejabat negara, tokoh politik, media, LSM, dan pengusaha, yang masing-masing berinisial Jenderal LSP, Irjen ASN, dan Irjen EHS, pada Selasa (3/11/2026). Belakangan, terdapat satu tersangka baru dalam kasus itu, yaitu Irjen SU, yang ditetapkan pada Kamis malam.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sehari Setelah Pemilu, Kongres AS Berencana Makzulkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Penjualan LCGC Anjlok 11% Ini Kata Astra
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ahmad Assegaf Klarifikasi Soal Rumah Tasya Farasya yang Retak, Sebut Kerusakan Tak Separah di Video: Retakan Itu Kecil
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Jokowi Tunjukkan Rekaman Wisuda hingga Bukti Pinjam Buku UGM di Persidangan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cabor Muaythai Siap Tandingkan 259 Atlet Dari Berbagai Kota Dan Kabupaten Pada Porprov Jabar XV
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.