Cak Imin Beri Hormat ke Kapolri Ungkap dan Tangkap Jenderal Penyadap Prabowo

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyampaikan hormat kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang telah mengungkap kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan jajaran. Cak Imin mengapresiasi langkah Jenderal Suyudi yang langsung menangkap para pelaku.

"Salut untuk Kapolri, hormat untuk Kapolri. Kerjanya luar biasa. Kapolri menyelamatkan marwah pemimpin kita," ungkap Cak Imin kepada wartawan di Kantor DPP PKB, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).

Baca juga: Anggota Komisi III DPR Puji Kinerja Kapolri Jenderal Suyudi Ungkap Kasus Penyadapan

Cak Imin menilai Jenderal Suyudi memberikan kontribusi nyata dalam mengungkap perkara ini. Menurutnya, Jenderal Suyudi telah ikut menjaga kehidupan politik menjadi lebih sehat.

"Kapolri telah memberikan kontribusi nyata penataan, penataan semua kehidupan politik kita supaya lebih sehat. Hormat untuk Kapolri," kata Cak Imin.

"Ya saya tentu sangat memberikan apresiasi kepada kapolri ya yang bertindak cepat, tegas, efektif, melindungi kepala negara. Termasuk melindungi semua yang disadap. Ini kita terima kasih. Ini prestasi yang luar biasa, ini perbaikan cara kerja polri untuk bekerja secara profesional, bekerja bersama rakyat, melindungi pemimpin-pemimpinnya, khususnya presiden," imbuhnya.


Tersangka penyadapan terhadap Prabowo kini bertambah menjadi 4 orang. Mereka yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Irjen Ahrie Sonta (AHN), Irjen Eko Hadi Santoso (EH) dan terbaru Irjen Slamet Uliandi.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membentuk tim khusus untuk mengusut penyadapan ilegal terhadap Prabowo. Pembentukan tim ini sebagai langkah proaktif dan bentuk kersiusan mengusut kasus tersebut. Tim khusus itu akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Asep Safrudin.

"Sebagai bentuk respons proaktif dan keseriusan institusi, maka pimpinan Polri, dalam hal ini Kapolri, telah membentuk tim secara khusus dalam merespons informasi dan isu-isu tersebut," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Baca juga: Pesan Kapolri: Dukungan Masyarakat Jadi Penguat Proses Penegakan Hukum

Trunoyudo mengatakan tim khusus tersebut nantinya akan melakukan pendalaman secara khusus atas kasus penyadapan ilegal. Tim tersebut akan dipimpin langsung oleh Kabareskrim Polri.

"Untuk melakukan pendalaman yang langsung dipimpin oleh Bapak Kabareskrim," tutur dia.




(kuf/dek)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Kubu Berpotensi Bertemu di Sidang Roy Suryo, Polisi Siapkan Pengamanan Tiga Ring
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Bantah Isu Jadi Cawapres, Sufmi Dasco Ahmad: Itu Hoaks dan Pengalihan Isu
• 16 jam lalunarasi.tv
thumb
Rakyat Bersatu Tolak Proyek Data Center, Presiden Tak Berkutik
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hubungan Jokowi dan Prabowo Retak, Skandal Penyadapan Diduga untuk Kepentingan Politik
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Chat Palsu yang Bikin Keluarga Dini Curiga kepada Dwi Bagus
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.