PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut nilai anggaran yang disiapkan untuk merevitalisasi Stasiun Gambir senilai Rp 2 triliun. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, hal ini sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto sore ini.
“Barusan kami dipanggil oleh Presiden membicarakan dua hal, pertama adalah percepatan program revitalisasi Stasiun Gambir,” kata Bobby dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Kamis (5/11).
Dia menyebut, revitalisasi ini akan membuat seluruh kawasan Monas menjadi terintegrasi. Baik itu antara monumennya, taman, MRT Jakarta hingga stasiun Gambir yang letaknya berada di kawasan tersebut.
“Kami sampaikan juga nanti di koridor (Monas bagian) timur ada Stasiun Gambir, kemudian di koridor barat ada MRT Jakarta, (sehingga) tersambung,” ujarnya.
Bobby menyebut, rencana revitalisasi Stasiun Gambir akan dibagi menjadi dua tahap, dan secara total akan menghabiskan waktu dua tahun penyelesaian.
Bobby sebelumnya mengatakan revitalisasi Stasiun Gambir Jakarta tidak hanya mempermudah masyarakat dalam menggunakan transportasi publik kereta. Akan tetapi merupakan upaya KAI menghadirkan in journey experience atau pengalaman perjalanan bagi para pengguna jasa kereta api.
Ia menyampaikan konsep yang diusung pada revitalisasi tersebut menggabungkan beragam ciri khas alam Nusantara, seperti pemandangan air terjun, sawah terasering, alam pegunungan dan lain sebagainya.
"Untuk itu, kami akan jadikan Gambir sebagai In journey experience. Pelanggan yang datang dia tidak hanya akan naik kereta. Dia akan menikmati Monas," ujarnya dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, Stasiun Gambir nantinya akan menghadap ke Monas dan ketika pengguna kereta tiba di stasiun tersebut mereka dapat menikmati lingkungan Monas yang lebih baik.
"Pengguna jasa juga akan menikmati yang namanya surroundingsnya Monas. Dia akan menikmati yang namanya stasiun New Gambir," ujarnya.
Ia menambahkan wajah baru Stasiun Gambir akan dibuat semenarik mungkin agar masyarakat dan pengguna jasa kereta api memiliki "in journey experience".
Untuk mewujudkan Stasiun Gambir sebagai teras Monas, menurut dia, KAI menargetkan pekerjaan selesai pada 2028.




